Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kejar Target Ending AIDS 2030, Pemkab Bogor Libatkan Berbagai Pihak Optimalkan Layanan HIV

EM Bukit MKes - Sabtu, 06 Desember 2025 06:12 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty bersama unsur Forkopimda, pemangku kepentingan, dan peserta berfoto bersama pada Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Bogor di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (3/12/2025). (Dok/Diskom
Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan menegaskan komitmen untuk memperkuat penanggulangan HIV/AIDS dengan menggandeng dunia usaha, komunitas, akademisi, hingga masyarakat umum demi mencapai target Ending AIDS 2030.Penegasan tersebut disampaikan pada Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Bogor tahun 2025 yang berlangsung di Babakan Madang, Rabu.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, yang hadir mewakili Bupati Bogor, menyampaikan salam khusus dari Bupati yang berhalangan hadir karena agenda pemerintahan yang berlangsung secara bersamaan.Ia mengingatkan bahwa Hari AIDS Sedunia bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh.“Tema nasional tahun ini, ‘Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV’, mengajak kita mempercepat transformasi layanan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mengejar target Ending AIDS 2030,” ujar Fusia.Fusia memaparkan bahwa Kabupaten Bogor, dengan jumlah penduduk lebih dari 6,3 juta jiwa dan wilayah yang sangat luas, menghadapi tantangan besar dalam pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Kompleksitas masyarakat yang beragam membuat risiko penularan HIV menjadi isu strategis yang harus dikelola secara serius dan terencana.Ia juga mengungkapkan adanya pergeseran pola epidemiologi HIV. Penularan tidak lagi terbatas pada kelompok berisiko tinggi, tetapi kini juga ditemukan pada ibu rumah tangga dan anak-anak.“Ini artinya cakupan deteksi dini harus diperluas ke kelompok-kelompok yang selama ini tidak terpikirkan bisa terdampak,” katanya.Menurutnya, masih banyak Orang dengan HIV (ODHIV) yang belum terdiagnosis, sebagian karena minim informasi atau kurang memahami gejala awal. Hal ini mendorong semua pihak untuk memastikan edukasi dan akses pemeriksaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.Fusia juga menyoroti masih adanya ODHIV yang putus berobat atau tidak teratur mengonsumsi antiretroviral (ARV). Karena itu, ia memberikan sejumlah instruksi kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.“Faskes harus menjamin ketersediaan layanan tes HIV, konseling, dan pengobatan ARV secara berkesinambungan, mudah diakses, setara, dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.Ia juga meminta tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang ramah dan penuh empati agar masyarakat merasa aman sehingga tidak takut memeriksakan diri.Selain itu, layanan HIV diminta diintegrasikan dengan program tuberkulosis (TB), infeksi menular seksual (IMS), kesehatan reproduksi, serta layanan bagi ibu hamil. Penguatan jejaring rujukan lintas sektor juga menjadi poin penting yang harus dilakukan.“Hentikan stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. HIV tidak menular melalui kontak biasa. Stigma adalah musuh terbesar kita dalam penanggulangan HIV,” ujar Fusia.Dalam kesempatan itu, Fusia mendorong seluruh elemen masyarakat menjadikan Peringatan Hari AIDS Sedunia sebagai momentum aksi nyata.“Mari kita bersama hadapi perubahan, jaga keberlanjutan layanan HIV, dan wujudkan Kabupaten Bogor yang bebas stigma, diskriminasi, serta infeksi baru menuju Ending AIDS 2030,” ucapnya.Acara tersebut dihadiri jajaran Pemkab Bogor, perwakilan Forkopimda, lembaga swadaya masyarakat, organisasi pemuda, dan organisasi wanita yang berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Bogor. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli

Kesehatan

Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi

Kesehatan

Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026

Kesehatan

Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo

Kesehatan

Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat

Kesehatan

Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global