Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Bencana Cuaca Ekstrem, Kemenkes Tingkatkan Penanganan Kesehatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

EM Bukit MKes - Senin, 01 Desember 2025 09:13 WIB
Genangan banjir merendam permukiman warga di salah satu kawasan terdampak cuaca ekstrem di Sumatera. (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan RI memperkuat respons kesehatan menyusul bencana cuaca ekstrem berupa banjir, banjir bandang, angin puting beliung, dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada periode 19–25 November 2025. Bencana tersebut berdampak pada puluhan ribu penduduk, mengganggu akses komunikasi, serta memutus layanan kesehatan di sejumlah wilayah.Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, memastikan bahwa seluruh dukungan logistik kesehatan telah dikirimkan ke daerah terdampak, dan Kemenkes siap menambah pasokan sesuai perkembangan di lapangan.“Logistik yang disediakan mencakup obat-obatan, pangan tambahan untuk balita dan ibu hamil, serta oxygen concentrator. Semua sudah kami kirimkan,” jelas Kunta pada pernyataannya di Jakarta.Ia menambahkan bahwa pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat di daerah terdampak dilakukan secara intensif. “Kami siap memperkuat dukungan dengan pengiriman tambahan logistik kesehatan jika diperlukan,” ujarnya.Selain pengiriman logistik, Kemenkes juga melakukan koordinasi erat dengan dinas kesehatan provinsi serta kabupaten/kota guna memastikan layanan kesehatan tetap berjalan baik di posko pengungsian maupun fasilitas kesehatan.Langkah tersebut mencakup penjaminan operasional puskesmas dan rumah sakit, penyediaan layanan kesehatan mobile, hingga memastikan ketersediaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai.Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kemenkes, Bayu Teja, menegaskan bahwa sejak hari pertama bencana, langkah tanggap cepat telah diaktifkan untuk memastikan penanganan kesehatan berjalan tanpa hambatan.“Bersama dinas kesehatan provinsi dan kabupaten, kami melakukan rapid health assessment untuk memetakan kebutuhan, memberikan layanan di posko pengungsian, serta mengoperasikan layanan kesehatan mobile di wilayah terdampak,” ujar Bayu.Bayu menambahkan bahwa seluruh puskesmas dan rumah sakit kini dalam status siaga, didukung oleh tenaga cadangan kesehatan, dokter, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, serta epidemiolog yang dikerahkan membantu daerah terdampak.Respons Kemenkes juga diperkuat dengan penyaluran pangan tambahan bagi balita dan ibu hamil sebagai langkah antisipasi terhadap risiko gizi buruk selama masa tanggap darurat.“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh dinas kesehatan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tegas Bayu.Kemenkes memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak berjalan cepat, aman, dan menyeluruh hingga kondisi kembali stabil. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Desa Doreng Ditetapkan sebagai Desa Siaga TBC, Dukung Target Eliminasi 2030

Kesehatan

Paraguay Bungkam Turki 1-0, Tim Bulan Sabit Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Kesehatan

Apindo Dukung Jawa Tengah Jadi Pusat Investasi Nasional

Kesehatan

Bunda PAUD Jateng Ajak Guru Tanamkan Keteladanan Tokoh NU Sejak Dini

Kesehatan

Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Berkelanjutan Melalui Pembelajaran Berbasis Lingkungan

Kesehatan

49 Pengusaha Nasional Kunjungi Jawa Tengah, Bidik Peluang Investasi dan Kolaborasi