Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Harapan Kita Jadi Titik Awal Percepatan Layanan Jantung Nasional

EM Bukit MKes - Selasa, 25 November 2025 06:12 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2025/11/IMG-20251124-WA0008.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sambutan dalam pembukaan Indonesia International Cardiovascular Summit (IICS) 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11/2025). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan jantung nasional menyusul tingginya beban penyakit kardiovaskular di Indonesia.Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menugaskan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita sebagai pusat penggerak percepatan layanan jantung nasional. Penugasan tersebut disampaikan dalam pembukaan Indonesia International Cardiovascular Summit (IICS) 2025 di Jakarta, Sabtu.Menkes menegaskan bahwa penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Karena itu, penguatan layanan jantung dari tingkat pencegahan hingga penanganan lanjutan harus dilakukan secara sistematis dan merata.RSJPD Harapan Kita diminta mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau lebih dari 59 juta masyarakat. Temuan awal program tersebut menunjukkan tingginya angka hipertensi, diabetes, serta kolesterol tinggi, yang menjadi faktor risiko utama penyakit jantung.Dalam arahannya, Menkes meminta RSJPD Harapan Kita menyusun standar tata laksana nasional serta mempercepat operasionalisasi 119 catheterization laboratory (cath lab) di Indonesia. Saat ini, sekitar 40 persen fasilitas cath lab belum berfungsi optimal.“Target kita, setiap kabupaten/kota memiliki setidaknya satu dokter intervensi (PCI) pada 2027, dan seluruh provinsi mampu melakukan bedah jantung terbuka,” ujar Menkes.Upaya ini dinilai penting untuk memastikan akses layanan jantung yang merata, cepat, dan sesuai standar di seluruh wilayah Indonesia.Menkes juga mendorong RSJPD Harapan Kita menjadi pusat inovasi dan riset kardiovaskular nasional melalui pengembangan teknologi medis mutakhir serta kolaborasi dengan institusi internasional.“Harapan Kita harus menjadi pusat rujukan nasional sekaligus motor percepatan inovasi. Setelah fasilitas dasar dan intervensi kita penuhi, tahap berikutnya adalah menghadirkan teknologi-teknologi mutakhir agar pelayanan jantung Indonesia terus maju,” tegasnya.Direktur Utama RSJPD Harapan Kita, dr dr Iwan Dakota, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperluas layanan unggulan kardiovaskular, mulai dari bedah jantung minimal invasif, intervensi elektrofisiologi, hingga terapi lanjutan untuk kasus kompleks.Selain itu, RSJPD Harapan Kita juga mendampingi jejaring kardiovaskular daerah untuk meningkatkan kapasitas layanan serta memastikan standar nasional dapat diimplementasikan secara menyeluruh.“Dengan memperkuat layanan dan pendampingan daerah, kami berharap akses masyarakat terhadap layanan jantung yang berkualitas dapat semakin luas dan merata,” ujar Iwan Dakota.Upaya ini diharapkan menjadi tonggak percepatan peningkatan layanan kardiovaskular nasional, sehingga Indonesia mampu menekan angka kematian akibat penyakit jantung sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Posyandu 6 SPM di Jateng Didorong Aktif Layani dan Tindaklanjuti Aduan Masyarakat

Kesehatan

Nawal Dorong Batik Sragen Berkolaborasi dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kesehatan

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman di Distrik Muara

Kesehatan

Kreakota 2026 Dorong UMKM dan Perajin Batik Pekalongan Naik Kelas

Kesehatan

Mendikdasmen: Guru Berperan sebagai Agen Pembelajaran dan Peradaban

Kesehatan

Perubahan Perilaku Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Jiwa