Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

706 Desa Terjangkau Program Speling Jateng, Wamenkes dr Benny Beri Apresiasi

EM Bukit MKes - Sabtu, 08 November 2025 06:12 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI dr Benjamin Paulus Octavianus bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau layanan Speling (Dokter Spesialis Keliling) di Boyolali, Rabu (5/11/2025). (Dok/Kemenkes)
Boyolali (buseronline.com) - Wakil Menteri Kesehatan RI dr Benjamin Paulus Octavianus (dr Benny) memberikan apresiasi tinggi terhadap program Pelayanan Kesehatan Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.Program ini menghadirkan layanan dokter spesialis hingga tingkat desa dan telah menjangkau 706 desa, menjadi model inovasi kesehatan yang potensial diterapkan secara nasional.Dalam kunjungannya ke Boyolali, Rabu, dr Benny menilai pelayanan berbasis desa yang dilakukan Jawa Tengah sebagai terobosan penting dalam pencegahan penyakit.“Ini saya kira mungkin ini pertama di Indonesia. Suatu kegiatan luar biasa ini dan sudah dilaksanakan di 706 desa. Saya ingin belajar agar ini bisa dilakukan seperti ini di berbagai wilayah,” ujarnya.Program Speling menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, paru, dan kejiwaan langsung ke desa. Selain pelayanan medis, program ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi dokter umum melalui kursus singkat mengenai penyakit dalam, penyakit kandungan, dan penyakit-penyakit berisiko tinggi.“Dokter-dokter ahli itu membagikan ilmunya kepada dokter-dokter umum. Ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di tingkat desa,” jelas dr Benny.Tidak hanya menitikberatkan pada pencegahan penyakit kronis, Speling juga memperkuat pemeriksaan ibu hamil secara berkala, termasuk layanan antenatal care (ANC) hingga persalinan.Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Speling merupakan bagian dari upaya membangun sistem deteksi dini penyakit dari desa hingga provinsi.“Hari ini adalah desa ke-706 yang kami sasar terkait Speling. Sudah hampir 10 juta masyarakat yang mendapatkan pemeriksaan,” ujar Ahmad Luthfi.Ia menegaskan program ini selaras dengan agenda nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.Sistem layanan kesehatan Speling tersusun berjenjang agar memudahkan pengendalian penyakit dari desa ke kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi.“Desa terintegrasi ke kecamatan, kecamatan ke kabupaten, dan kabupaten ke dinas provinsi untuk pengendalian penyakit,” tambahnya.Wamenkes dr Benny optimistis program Speling memiliki potensi menjadi model layanan kesehatan nasional.“Kalau dilakukan masif dari Aceh sampai Papua, saya yakin kualitas kesehatan masyarakat Indonesia akan meningkat signifikan,” kata dr Benny.Program Speling di Jawa Tengah menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah provinsi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus membangun kapasitas dokter umum di tingkat desa. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Taput Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos, Luhut Tinjau Langsung Program Perlinsos Digital di Siborong-borong

Kesehatan

Menkes Targetkan Temukan 37 Ribu Kasus Kusta untuk Percepat Eliminasi Nasional

Kesehatan

Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kesehatan

Tas Karakter Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Dongkrak UMKM dan Serap Tenaga Kerja

Kesehatan

Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa

Kesehatan

Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD