Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

SPO Uji Kompetensi Nasional Diluncurkan, Pemerintah Fokus Kejar Pemerataan Dokter

EM Bukit MKes - Kamis, 16 Oktober 2025 10:21 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono bersama jajaran kementerian dan lembaga terkait berfoto bersama usai peluncuran Standar Prosedur Operasional (SPO) Uji Kompetensi Nasional bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di Gedung Kementerian
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah meluncurkan Standar Prosedur Operasional (SPO) Uji Kompetensi Nasional bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan sebagai langkah strategis mempercepat pemerataan dokter di seluruh Indonesia. Acara peluncuran berlangsung di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin.Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan bahwa kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjawab tantangan kekurangan dan ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di berbagai daerah.“Sebanyak 4,6% Puskesmas belum memiliki dokter, 38,8% Puskesmas belum lengkap sembilan jenis tenaga kesehatan standar minimal, dan sepertiga RSUD belum memiliki tujuh spesialis dasar yang seharusnya bisa melayani pasien dengan baik,” ujar Prof Dante.Menurutnya, di tengah beban permasalahan kesehatan seperti stunting, kematian ibu dan bayi, serta penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan stroke, ketersediaan tenaga medis yang merata menjadi hal mendesak.Prof Dante menegaskan, pemerintah kini berfokus pada dua hal utama: penambahan jumlah tenaga medis dan pemerataan distribusinya di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu upaya konkret untuk mencapai hal tersebut adalah melalui reformasi pendidikan kedokteran dan penguatan uji kompetensi nasional.“Ke depan, model pendidikan kedokteran akan lebih beragam, baik berbasis universitas maupun rumah sakit. Yang terpenting, kompetensi lulusan dari semua model pendidikan itu harus memiliki kualitas yang sama,” tegasnya.Melalui SPO Uji Kompetensi Nasional, lulusan yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat nasional, sedangkan peserta yang belum lulus diberikan kesempatan untuk mengulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.Pengawasan terhadap pelaksanaan SPO akan dilakukan secara terpadu oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, serta Konsil Kesehatan Indonesia. Implementasi tahap awal akan dimulai di perguruan tinggi dan kolegium kesehatan mulai tahun ini.Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Fauzan, mengungkapkan bahwa penyusunan SPO ini merupakan hasil kerja panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk akademisi, praktisi kesehatan, dan lembaga profesi.“Banyak juga kritikan dan masukan yang muncul selama proses penyusunan, bahkan melalui media sosial. Namun Alhamdulillah, setelah proses yang panjang, SPO ini akhirnya bisa kita rampungkan dan diluncurkan hari ini,” ujar Prof Fauzan.Ia berharap, penerapan SPO tersebut dapat memperbaiki kualitas pendidikan di bidang kesehatan serta memperkuat kolaborasi antarlembaga.“Dua kementerian, yaitu Kemendiktisaintek dan Kemenkes, bersama sejumlah lembaga lain, akhirnya berhasil melahirkan SPO ini sebagai tonggak penting reformasi pendidikan kedokteran nasional,” tambahnya.Dengan peluncuran SPO Uji Kompetensi Nasional ini, pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang kompeten, berkualitas, serta terdistribusi merata, guna memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan setara. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan

Kesehatan

Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng

Kesehatan

10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima

Kesehatan

Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi

Kesehatan

Lebih dari 150 Ribu Warga Padati Istana Merdeka Rayakan HUT ke-81 RI

Kesehatan

Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri