Jepara (buseronline.com) - Ketua Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meluncurkan layanan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Ananda 2, Desa Pengkol, Kabupaten Jepara, Senin.Dengan layanan ini, Posyandu Ananda 2 kini tidak hanya fokus pada bidang kesehatan, tetapi juga melayani lima bidang dasar lainnya, yaitu pendidikan, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum linmas), perumahan rakyat, pekerjaan umum, dan sosial.Nawal memberikan apresiasi atas transformasi Posyandu Ananda 2, terutama dua inovasi program terkait penanganan stunting: Klanting (Kelola Jelantah Untuk Menurunkan Stunting) dan Si Kumbang (Skrining Tumbuh Kembang Balita).“Minyak jelantah ini bisa dimanfaatkan menjadi nilai ekonomi, sekaligus dibuat sebagai tambahan makanan untuk balita. Ini satu inovasi yang luar biasa,” ujar Nawal, seusai kegiatan.Lebih lanjut, istri Wakil Gubernur Jawa Tengah ini meminta kader Posyandu di seluruh provinsi untuk terus melakukan inovasi yang mendukung enam bidang SPM tersebut.Pada kesempatan itu, Nawal meninjau meja layanan pada enam bidang SPM dan berdialog dengan petugas. Ia menekankan, layanan Posyandu harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.“Enam SPM ini bukan hanya menggelar meja, tetapi harus ada pelayanannya. Pendidikan di sini, misalnya, harus ada PAUD yang tersedia, layanannya menempel di Posyandu,” kata dia.Selain itu, Nawal meninjau pelaksanaan program unggulan Pemprov Jateng, Layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling), yang dimanfaatkan puluhan warga mulai dari balita, remaja, ibu hamil, hingga lansia.Secara administrasi, Nawal menilai Posyandu Ananda 2 telah tertata dengan baik. Ia mendorong agar layanan ini dilengkapi kanal aduan, sehingga masyarakat bisa menyampaikan keluhan atau masukan.“Apa yang bisa diadukan di Posyandu ini belum tersosialisasi ke masyarakat. Harapannya Posyandu melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat ikut berpartisipasi, bukan hanya dalam pelayanan kesehatan,” ungkap Ketua TP PKK Jateng tersebut.Pada kegiatan itu, Nawal juga menyerahkan bantuan 100 paket sembako untuk perempuan lansia, 50 paket untuk kader Posyandu, serta bingkisan makanan tambahan (PMT) untuk balita, termasuk susu dan beras fortifikasi untuk ibu hamil.Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo, menekankan bahwa kader Posyandu kini tidak hanya berperan menimbang balita, tetapi harus menjadi pusat pelayanan komprehensif sesuai enam bidang SPM.“Dengan melayani enam SPM, tidak hanya terpaku pada layanan kesehatan, tapi juga enam bidang lainnya. Melalui Posyandu 6 SPM ini, harapannya masyarakat dapat lebih luas mengakses layanan dasar,” ujar Laila, yang akrab disapa Ella. (R)