Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kasus Suspek di Riau Dipastikan Negatif Mpox Berdasarkan Hasil Lab

EM Bukit MKes - Jumat, 26 September 2025 10:14 WIB
Infografis situasi suspek Mpox di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang dirilis Kementerian Kesehatan, menegaskan hasil laboratorium kedua kasus menunjukkan negatif Mpox. (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman, memastikan dua kasus suspek Mpox yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox. Kepastian ini diperoleh setelah hasil laboratorium yang keluar pada 23 September 2025 menunjukkan hasil negatif Mpox.“Hasil pemeriksaan PCR menunjukkan bahwa kedua kasus bukan Mpox. Jadi kami tegaskan, pada tahun 2025 Indonesia tidak memiliki kasus konfirmasi Mpox,” jelas Aji, Rabu (24/9/2025).Dua pasien yang sempat berstatus suspek adalah BS (13 tahun) dan ZU (17 tahun). BS mengalami demam sejak 12 September 2025 di pondok pesantren, diikuti ruam dan lesi kulit.Pasien dirawat di RSUD Kepulauan Meranti pada 17 September 2025, namun meninggal dunia pada 20 September 2025 dengan diagnosis klinis lebih mengarah ke varicella (cacar air) disertai radang otak.Sementara itu, ZU masuk IGD RSUD pada 18 September 2025 dengan keluhan demam dan ruam. Pasien diperbolehkan pulang pada 21 September 2025 setelah kondisi membaik dan kini menjalani isolasi mandiri. Investigasi awal menunjukkan adanya faktor risiko paparan cacar air dari teman sekamarnya.Kemenkes bersama Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi, penanganan medis, serta koordinasi dengan RSUD, klinisi ahli, dan pihak pondok pesantren. Spesimen pasien diperiksa di Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan untuk pemeriksaan molekuler.Selain itu, Kemenkes memperkuat komunikasi risiko agar masyarakat tetap tenang namun waspada. Edukasi terkait Mpox dilakukan melalui kanal informasi resmi, FAQ, hingga kolaborasi dengan LSM HIV/AIDS untuk menyasar kelompok rentan.Aji menambahkan, strategi nasional penanggulangan Mpox mencakup surveilans, terapi, vaksinasi, serta komunikasi risiko. Sejak 2022, Kemenkes telah menyiapkan skrining pelaku perjalanan, jejaring laboratorium PCR, dan vaksinasi pada kelompok berisiko.“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih, menghindari kontak seksual berisiko, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam dengan ruam bernanah,” pungkas Aji. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027

Kesehatan

Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar

Kesehatan

Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT

Kesehatan

Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar

Kesehatan

UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional

Kesehatan

Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara