Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kreativitas Makanan Anak Jadi Fokus TP PKK Jateng dalam Tekan Angka Stunting

EM Bukit MKes - Sabtu, 13 September 2025 10:28 WIB
Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Jawa Tengah, Indah Sumarno, memberikan sambutan saat membuka Lomba Kreasi Lahap Makan Kader Posyandu Jateng di halaman Kantor TP PKK Jateng, Semarang, Kamis (11/9/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Anak susah makan sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Salah satu penyebabnya ialah menu yang kurang variatif atau tampilan makanan yang tidak menarik.Untuk itu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendorong kader Posyandu lebih kreatif dalam menyajikan makanan sehat bagi anak-anak, sebagai strategi menekan angka stunting.Bekerja sama dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur, TP PKK Jateng menggelar Lomba Kreasi Lahap Makan di halaman Kantor TP PKK Jateng, Kamis.Kegiatan ini sekaligus mendukung Gerakan Lahap Makan (GLM) untuk mengatasi masalah anak susah makan atau Gerakan Tutup Mulut (GTM).Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Jateng, Indah Sumarno, menyampaikan bahwa edukasi pola makan sehat sejak dini penting untuk pencegahan stunting, yang berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045.“Melalui lomba ini, kita ingin memberikan manfaat dan inspirasi bagi kader Posyandu, agar mampu berkreasi sehingga anak-anak tertarik untuk makan. Karena sepertinya susah makan sudah menjadi budaya di anak-anak kita,” ujarnya saat membuka kegiatan.Lomba tersebut menantang kader Posyandu dari berbagai daerah di Jateng untuk menampilkan kreasi menu sehat dan bergizi seimbang, dikemas dengan tampilan menarik bagi anak usia dini.Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Jawa Tengah tercatat 17,1 persen, lebih rendah dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 19,8 persen.Indah menekankan bahwa stunting bukan semata karena faktor ekonomi, tetapi juga dipengaruhi selera makan anak.“Mudah-mudahan dengan lomba ini, muncul ide dan inovasi bagaimana menyajikan makanan bergizi yang juga menarik untuk anak. Secara tidak langsung, ini akan mendukung penurunan prevalensi stunting di Jawa Tengah,” tambahnya.Sementara itu, Medical Marketing Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur, Etik Sri Hartuti, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting.Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak edukasi gizi dan pendamping keluarga.“Harapan kami, hasil lomba ini tidak berhenti pada kompetisi saja, tetapi bisa diadopsi dalam kegiatan Posyandu. Kader diharapkan mampu menggerakkan ibu-ibu untuk berkreasi memasak, sehingga anak-anak lahap makan,” ungkap Etik.Dalam lomba tersebut, Kabupaten Banjarnegara berhasil meraih Juara I, disusul Kabupaten Kendal sebagai Juara II, dan Kabupaten Sukoharjo sebagai Juara III.Salah satu pemenang, Yuni Krisnaningrum dari Banjarnegara, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam lomba. Ia berharap kreasi makanan berbasis bahan lokal dapat diperluas manfaatnya ke masyarakat luas.“Alhamdulillah, kami senang dan bahagia bisa ikut lomba ini. Kami bertiga berbagi tugas dalam waktu satu jam, dan semoga kreasi MPASI dari bahan lokal ini bisa disosialisasikan untuk mengatasi gerakan tutup mulut pada anak,” ujarnya.Dengan berbagai upaya tersebut, TP PKK Jateng berharap kreativitas dalam penyajian makanan anak bisa menjadi salah satu solusi berkelanjutan untuk menekan angka stunting di Jawa Tengah. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemko Medan Beri Jaminan Kesehatan Korban Begal, Keluarga Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Rico Waas

Kesehatan

Jateng Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Ekonomi 2027

Kesehatan

Pemprov Jateng Borong Penghargaan Pendidikan Nasional 2026

Kesehatan

Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Merupakan Investasi Terbesar Bangsa

Kesehatan

Sopir Taksi Online Diduga Ngamuk dan Rusak Mobil Pengendara di Tol JORR Pondok Pinang

Kesehatan

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026