Bogor (buseronline.com) - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor memastikan pangan di Pasar Cileungsi aman dan bebas dari zat berbahaya seperti formalin maupun boraks. Hal ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan sampel acak pangan di pasar tersebut, Senin.Kepala Pasar Cileungsi, Isni Jayanti, menyampaikan bahwa puluhan sampel dari berbagai komoditas pangan, termasuk ayam dan ikan, telah diuji dan semuanya dinyatakan negatif mengandung zat berbahaya.“Alhamdulillah, dari puluhan sampel yang diambil, tidak satupun yang positif (zat berbahaya). Artinya Pasar Cileungsi bebas formalin, bebas boraks, dan aman pangan. Jadi masyarakat tidak perlu resah atau khawatir,” ungkap Isni.Sampel yang diperiksa berasal dari sekitar 25 pedagang ayam dan 30 persen pedagang ikan. Semua hasil pengujian menunjukkan pangan aman dikonsumsi. Sebelumnya, tim peneliti Universitas Indonesia (UI) juga pernah meneliti potensi virus influenza pada hewan hidup di pasar ini, dan hasilnya menyatakan hewan ternak negatif influenza.Selain itu, DKP juga mengambil sampel sayuran untuk diteliti lebih lanjut terkait kemungkinan kandungan pestisida. Isni menegaskan, ada batas tertentu pestisida yang masih diperbolehkan, dan penelitian masih berlangsung.Isni juga mengimbau masyarakat untuk tetap pintar dalam memilih bahan pangan. Menurutnya, bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi dapat dikenali secara kasat mata, misalnya ayam yang sudah tidak segar sebaiknya tidak dibeli.Dengan adanya pemeriksaan ini, DKP Kabupaten Bogor berharap masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam berbelanja di Pasar Cileungsi. (R)