Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Megathrust Digelar Kemenkes di Sumatera Barat

EM Bukit MKes - Minggu, 07 September 2025 12:09 WIB
Tim medis melakukan evakuasi korban dalam Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust yang digelar Kementerian Kesehatan RI di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Rabu (3/9/2025). (Dok/Kemenkes)
Padang (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Pusat Krisis Kesehatan menggelar Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust pada 31 Agustus–3 September 2025. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kapasitas tenaga kesehatan, fasilitas layanan, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi krisis akibat bencana besar.Acara puncak simulasi berlangsung di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah pusat, daerah, hingga organisasi masyarakat.Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menegaskan bahwa simulasi ini merupakan langkah antisipatif.“Sumatera Barat memiliki sejarah panjang menghadapi gempa bumi dan tsunami. Simulasi ini penting untuk meminimalkan korban dan mempercepat penanganan darurat. Dalam kondisi krisis, yang paling penting adalah kecepatan dan koordinasi lintas sektor,” ujarnya.Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyebut kesiapsiagaan sebagai bentuk investasi untuk keselamatan masyarakat.“Kita tidak bisa menghindari gempa, tetapi kita bisa memperkuat persiapan agar dampaknya dapat diminimalisir. Apa yang kita lakukan hari ini bisa menentukan keselamatan ribuan bahkan jutaan jiwa di masa mendatang,” ungkapnya.Kemenkes menyiapkan empat strategi utama dalam memperkuat respons kesehatan terhadap ancaman megathrust, yaitu:1. Tenaga Cadangan Kesehatan,2. Emergency Medical Team (EMT),3. Health Emergency Operation Center (HEOC), dan4. Public Safety Center (PSC) 119.Latihan cluster kesehatan juga menitikberatkan pada penguatan koordinasi, ketersediaan logistik medis, sistem rujukan, serta jejaring lintas sektor.Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaluddin, menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berupa pelatihan teknis, tetapi juga field training exercise (FTX) yang meniru kondisi nyata di lapangan.Total 657 peserta terlibat dalam simulasi, terdiri dari unsur kesehatan dan lintas sektor seperti BNPB, Basarnas, TNI, Polri, PMI, PLN, PDAM, serta organisasi masyarakat.“Kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen membangun sistem kesehatan yang tangguh dan responsif. Momentum simulasi ini bukan hanya penting bagi Sumatera Barat, tetapi juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkas Kunta. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSU Haji Medan Perkuat Perlindungan Tenaga Medis dalam Penanganan Campak

Kesehatan

RSU Haji Medan dan RSJ Prof Ildrem Pastikan Tak Terapkan WFH, Layanan Tetap Normal

Kesehatan

MBG Dongkrak Kesejahteraan Petani, NTP Tembus Rekor Tertinggi

Kesehatan

Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi Awal 2026, Perkuat Komitmen Energi Bersih

Kesehatan

Pertamina NRE-CRecTech Jajaki Pengembangan Biometanol dari Biogas di Sei Mangkei

Kesehatan

Puncak Proyek Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Siswa