Jakarta (buseronline.com) - Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersatu (Kemed) melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjenguk polisi yang menjadi korban kericuhan, yakni AKP Darkun dan Aipda Supriyanta, Senin.Kegiatan ini digelar sebagai bentuk simpati dan dukungan kepada petugas kepolisian yang mengalami luka saat menjaga keamanan dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.“Kami dari Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersatu hari ini mengunjungi Rumah Sakit Polri sebagai bentuk simpati kepada rekan-rekan kepolisian yang mengalami luka-luka akibat kericuhan saat aksi unjuk rasa,” ujar Kemed di lokasi.Selain menyampaikan simpati, Kemed menegaskan tidak ada konflik antara pengemudi ojek online dengan pihak kepolisian. Menurutnya, kedua pihak justru menjalin komunikasi dan kolaborasi yang baik.“Tidak ada masalah antara teman-teman ojol dengan polisi. Semua kesalahpahaman yang terjadi bisa kita komunikasikan dengan baik,” jelas Kemed.Kemed juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolri, Jenderal Listyo Sigit, yang memberikan pelayanan dan dukungan kepada para pengemudi ojek online. Ia menegaskan hubungan antara sopir ojol dan kepolisian tetap harmonis.“Terima kasih kepada teman-teman polisi atas apresiasinya, dan juga Pak Kapolri yang telah hadir dan berkomunikasi dengan pihak korban. Intinya hubungan kita baik-baik saja,” tambahnya.Selain itu, Kemed mengimbau agar pengemudi ojek online tidak terprovokasi isu-isu yang bisa menimbulkan ketegangan. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif.“Saya minta teman-teman jangan terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan. Kita harus menjaga suasana tetap kondusif,” pungkas Kemed.Kunjungan ini menunjukkan solidaritas komunitas ojol terhadap aparat keamanan, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat dan kepolisian di tengah dinamika aksi sosial di Jakarta. (R)