Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Cek Kesehatan Gratis Serentak Dimulai, Menteri PPPA Tinjau Pelaksanaan di SLB Negeri Semarang

EM Bukit MKes - Kamis, 07 Agustus 2025 10:07 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SLB Negeri Semarang, Senin (4/8/2025).
Semarang (buseronline.com) - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia, Senin. Di Jawa Tengah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di SLB Negeri Semarang.Sebanyak 479 siswa di sekolah itu mengikuti pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi berbagai penyakit, seperti TBC, gangguan mata, telinga, dan gigi, serta mendapatkan imunisasi bagi siswa sekolah dasar.Pemeriksaan juga mencakup tes kebugaran dan skrining kebiasaan yang berisiko terhadap kesehatan. Siswi kelas XI, Paramesti Sasi Kirana, mengaku senang mengikuti program tersebut meski diminta mengurangi makanan manis karena giginya berlubang.“Aku ditensi, diambil darah, diperiksa dokter anak, terus disuruh kurangi makan cokelat, permen, dan minuman manis. Aku tidak takut, malah senang karena sehat,” ungkapnya.Cindy, siswa lainnya, sempat merasa gugup. “Deg-degan tadi karena takut disuntik. Tapi senang karena sehat, semoga tetap kuat,” ujarnya.Sementara Candra, siswa kelas XI lainnya, mengatakan hanya ditanya soal kulit tangannya yang mengelupas dan diimbau mengurangi minum es teh serta menjaga pola makan dan tidur.Menteri PPPA menjelaskan, program CKG untuk sekolah rakyat telah dimulai sejak 14 Juli 2025 dan kini serentak dilaksanakan di SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.Menurutnya, program ini merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempersiapkan generasi emas menyambut 100 tahun Indonesia pada 2045.“Ini pondasi pembangunan SDM berkualitas, dimulai dari kesehatan, kemudian pendidikan layak, dan gizi yang baik,” jelasnya.Arifatul juga menyoroti kondisi kesehatan gigi anak di Indonesia yang memprihatinkan, di mana sekitar 93 persen gigi anak berlubang.Sekda Jawa Tengah Sumarno menyampaikan, capaian CKG di provinsinya telah menjangkau 5,7 juta sasaran atau hampir sepertiga dari total capaian nasional yang sekitar 15 juta orang.“Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Kami mengintegrasikan layanan dokter spesialis keliling dengan CKG agar kesehatan anak terpantau sejak dini,” katanya.Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yunita Dyah Suminar menambahkan, CKG penting untuk skrining kesehatan dini karena penyakit degeneratif seperti diabetes kini mulai menyerang usia muda.“Banyak anak mengonsumsi makanan tinggi gula dan pengawet. Anak-anak perlu dibiasakan menghindari yang membahayakan tubuh,” pungkasnya. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027

Kesehatan

Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon

Kesehatan

Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

Kesehatan

Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi

Kesehatan

Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak

Kesehatan

Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi