Magelang (buseronline.com) - Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Nawal Arafah Yasin mendorong setiap kota dan kabupaten di Jawa Tengah, termasuk Kota Magelang, untuk menyediakan minimal tiga Posyandu sebagai proyek percontohan penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).Enam bidang SPM tersebut mencakup layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.“Saat ini saya hanya menargetkan tiga Posyandu yang menerapkan enam SPM di setiap kota/kabupaten di Jawa Tengah. Paling tidak itu menjadi pilot project terlebih dahulu,” ujar Nawal saat menghadiri kegiatan Pengukuhan Tim Pembina Posyandu Kota Magelang di Aula Gedung Wanita, Kamis.Menurut Nawal, keberadaan tiga Posyandu percontohan tersebut akan menjadi acuan bagi Posyandu lainnya untuk mengikuti langkah serupa. Dengan adanya contoh konkret, proses implementasi akan lebih mudah dilakukan oleh kader-kader Posyandu lainnya.“Ini lho ada contohnya, nah sehingga mereka secara implementasi bisa lebih mudah,” tambahnya.Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pelantikan Tim Pembina Posyandu Kecamatan/Kelurahan serta Pengurus Posyandu Kota Magelang periode 2025-2029, dan Launching Posyandu dengan Standar Pelayanan Minimal.Nawal menyampaikan, saat ini terdapat 198 unit Posyandu di Kota Magelang, dan akan segera bertambah satu unit lagi menjadi total 199 Posyandu. “Ini merupakan salah satu wujud semangat daripada kader Posyandu yang ada di Kota Magelang ini,” ungkap Nawal.Ia menekankan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana mendorong transformasi layanan Posyandu agar sesuai dengan enam SPM, dari yang sebelumnya hanya mengacu pada model ILP (Integrasi Layanan Primer).Sebagai contoh keberhasilan, Nawal menyebut Posyandu Tulip di Cangkiran, Mijen, Kota Semarang yang sudah menerapkan enam SPM dan berhasil meraih juara pertama di tingkat provinsi.“Transformasi ke enam SPM ini harus disosialisasikan, termasuk teknik, konsep, serta inovasi yang dapat diadopsi dari Posyandu yang sudah berhasil,” jelasnya.Nawal juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyukseskan program ini, termasuk dukungan terhadap kebijakan insentif dan penambahan kader.Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kota Magelang, Nanik Yunianti menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyediakan tiga Posyandu percontohan.“Terkait tiga pilot project, kami akan mengambil tiga Posyandu yang memang akan dijadikan percontohan. Harapannya nanti melalui bimbingan teknis, kader-kader Posyandu dapat memahami dengan baik tugas dan manfaat penerapan enam SPM ini,” ujar Nanik.Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat melalui optimalisasi peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat akar rumput. (R)