Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Mengenal Hepatitis: Jenis, Cara Penularan, dan Upaya Pencegahannya

EM Bukit MKes - Rabu, 30 Juli 2025 07:12 WIB
Ilustrasi Hepatitis.
Medan (buseronline.com) - Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati yang bisa disebabkan oleh virus maupun faktor non-virus. Dokter Spesialis dari Rumah Sakit Umum Alfuadi, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis MKed, mengungkapkan bahwa selain virus, penyebab hepatitis juga bisa berasal dari bahan kimia, konsumsi alkohol berlebihan, serta penyalahgunaan obat-obatan.“Virus yang menyebabkan hepatitis terdiri dari lima tipe, yaitu A, B, C, D, dan E. Di antara kelimanya, virus hepatitis A dan E merupakan penyebab utama terjadinya wabah karena penularannya melalui jalur fecal-oral,” ujar dr Allif, Senin (28/7/2025).Lebih lanjut, dr Allif menjelaskan perbedaan utama antara hepatitis A, B, dan C, baik dari segi penularan maupun upaya pencegahannya.Hepatitis A ditularkan melalui jalur fecal-oral, yakni dari kontak langsung antara orang ke orang, makanan atau air yang terkontaminasi, serta benda-benda yang terkena kotoran orang yang terinfeksi.“Pencegahan hepatitis A bisa dilakukan melalui imunisasi serta perubahan perilaku. Ini termasuk peningkatan sanitasi, mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah buang air besar, mencuci peralatan masak dan makanan dengan bersih, serta memasak makanan hingga matang,” jelasnya.Berbeda dari hepatitis A, hepatitis B menular melalui darah atau cairan tubuh seperti air liur, cairan sperma, dan cairan vagina. Penularan juga bisa terjadi secara vertikal, dari ibu hamil yang terinfeksi ke bayi yang dilahirkannya, serta melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik bekas, transfusi darah tanpa penyaringan, atau prosedur dialisis ginjal.“Untuk mencegah hepatitis B, imunisasi menjadi langkah penting, selain itu juga perlu perubahan perilaku, seperti menjaga kebersihan diri, menghindari hubungan seksual berisiko, tidak berganti-ganti pasangan, dan menjauhi narkoba,” terang dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) itu.Sementara itu, hepatitis C paling sering ditularkan melalui penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi, transfusi darah yang tidak aman, serta transplantasi organ dari donor yang telah terinfeksi. Dalam beberapa kasus, hepatitis C juga dapat menular melalui Air Susu Ibu (ASI).“Hepatitis C cenderung memiliki gejala yang ringan sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Oleh karena itu, penting untuk menghindari faktor-faktor pemicu dan menjaga gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.dr Allif menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang jenis, penyebab, dan cara pencegahan hepatitis untuk mencegah penularan lebih luas di masyarakat. Ia juga mendorong masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami keluhan terkait fungsi hati.“Deteksi dini dan pencegahan lebih baik daripada mengobati. Mari jaga kesehatan hati kita bersama,” pungkasnya. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026

Kesehatan

Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi

Kesehatan

Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah

Kesehatan

Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin

Kesehatan

Maroko Gilas Kanada 3-0, Singa Atlas Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Kesehatan

APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang