Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pemko Bogor Luncurkan Program “Gercep Habis” untuk Percepat Pengobatan TBC

EM Bukit MKes - Minggu, 20 Juli 2025 07:12 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno memberikan sambutan saat peluncuran program “Gercep Habis” di Balai Kota Bogor, Selasa (15/7/2025).
Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan program Gerakan Percepatan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis (Gercep Habis) sebagai upaya mempercepat pengendalian dan pengobatan penyakit tuberkulosis (TBC) di Kota Bogor.Peluncuran program dilakukan di Ruang Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Selasa, dan dipimpin Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.Dalam sambutannya, Dedie menegaskan bahwa TBC masih menjadi persoalan serius di Kota Bogor. Karena itu, ia berharap Gercep Habis dapat mempercepat pemetaan data pasien TBC untuk masuk ke dalam sistem big data Kota Bogor, sehingga proses pemantauan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif.“Ini akan memudahkan para petugas di puskesmas untuk memastikan semua penderita ini minum obat. Karena jika tidak, risikonya tinggi, baik bagi pasien maupun orang di sekitarnya,” kata Dedie.Saat ini, capaian pengendalian TBC di Kota Bogor baru menyentuh angka 80 persen. Melalui Gercep Habis, Pemko menargetkan peningkatan capaian hingga 90 persen.Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan bahwa TBC masih menjadi penyakit prioritas di tingkat global, nasional, dan daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah strategis yang mampu menjangkau pasien secara lebih cepat dan tepat.“Dengan Gercep Habis ini, kita bisa memastikan pasien berobat ke fasilitas kesehatan dan juga meminum obatnya secara teratur. Ini sangat urgent,” ujar Retno.Gercep Habis merupakan program kolaboratif dan terintegrasi yang juga mengedepankan pendekatan family care. Program ini tidak hanya menargetkan pasien, tetapi juga melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar dalam proses pemulihan.Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bogor, Bai Kusnadi menyebut bahwa ada tiga strategi utama dalam pelaksanaan Gercep Habis, yakni kolaborasi, integrasi, dan kerja sama lintas sektor.“Pertama, kita membentuk sistem family care. Kemudian menggunakan aplikasi monitoring terpadu bernama Pinter Habis, dan terakhir membangun kerja sama antarinstansi dan masyarakat,” jelas Bai.Selain itu, program ini juga didukung oleh kegiatan promosi komunikasi, edukasi, dan konseling untuk memastikan kepatuhan pasien terhadap pengobatan hingga tuntas.Sebagai tahap awal atau pilot project, Gercep Habis dijalankan di tiga kelurahan, yakni Bondongan, Cikaret, dan Empang. Ke depan, program ini akan diperluas ke seluruh wilayah Kota Bogor.Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan menyeluruh, Pemkot Bogor optimistis Gercep Habis akan menjadi solusi strategis dalam menekan angka kasus TBC dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027

Kesehatan

Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon

Kesehatan

Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

Kesehatan

Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi

Kesehatan

Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak

Kesehatan

Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi