Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Sampang Genjot Eliminasi Kusta Lewat Inovasi “PDKT dengan Kumis Pak Kades”

EM Bukit MKes - Senin, 14 Juli 2025 07:04 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelaksanaan program inovatif penanggulangan kusta “PDKT dengan Kumis Pak Kades” di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, didampingi jajaran pemerintah daerah dan kader kesehatan.
Sampang (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus mengintensifkan upaya penanggulangan kusta melalui berbagai inovasi, salah satunya program “PDKT dengan Kumis Pak Kades” (Peduli Kesehatan Kulit dengan Komunikasi Perubahan Perilaku Masyarakat Desa).Program ini menjadi strategi pendekatan berbasis masyarakat yang melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, dan kader penyintas untuk mempercepat penemuan kasus kusta secara dini.Sampang merupakan salah satu daerah dengan beban kusta tertinggi di Jawa Timur. Pada 2014, prevalensi kusta tercatat 4,81% per 10.000 penduduk.Namun, upaya serius pemerintah daerah berhasil menurunkan angka tersebut menjadi 2,27% per 10.000 penduduk pada 2024. Meski begitu, tantangan masih ada, terutama terkait stigma, keterlambatan pengobatan, dan akses layanan kesehatan yang belum merata.Bupati Sampang, H Slamet Junaidi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan layanan kesehatan inklusif bagi seluruh warga, termasuk penyintas kusta.“Sejak penandatanganan komitmen dengan Kementerian Kesehatan, kami langsung bergerak cepat. Layanan kesehatan gratis dan berkualitas harus dirasakan semua warga, termasuk penyintas kusta,” ujar Bupati.Selain pemeriksaan aktif dan pengobatan, pemerintah juga memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan modal kerja kepada penyintas yang telah sembuh agar tetap produktif dan mandiri secara ekonomi.Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang, dr Dwi Herlinda Lusi Harini menjelaskan bahwa program PDKT dengan Kumis Pak Kades menjadi inovasi yang efektif dalam mempercepat penemuan kasus di desa.“Lewat PDKT, kami mengajak kepala desa, tokoh masyarakat, dan kader penyintas kusta agar warga lebih terbuka memeriksakan diri. Hasilnya, penemuan kasus jadi lebih cepat,” ungkap dr Dwi.Selain PDKT, Pemkab Sampang juga telah membentuk lima Desa Sahabat Kusta dan menjalankan program DesaKu Asik yang melatih kader desa untuk edukasi dan pendampingan pengobatan pasien kusta.Tahun ini, Sampang juga menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk skrining kusta, tuberkulosis, dan penyakit lain.Dari total target lebih dari 891 ribu penduduk, tercatat lebih dari 48 ribu warga telah mendaftar, dan sekitar 45 ribu di antaranya telah menjalani pemeriksaan.Skrining juga menyasar anak sekolah di berbagai kecamatan, sebagai bagian dari deteksi dini dan pencegahan penularan.“Kami sudah melaksanakan Cek Kesehatan Gratis untuk anak sekolah. Ini penting agar kasus bisa ditemukan lebih awal,” tambah dr Dwi.Langkah-langkah ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Sampang bebas kusta sebelum 2030. Pemerintah Kabupaten Sampang mengajak seluruh pihak, mulai dari perangkat desa, petugas puskesmas, hingga tokoh agama untuk bersama-sama mendukung eliminasi kusta secara menyeluruh dan berkelanjutan. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Kesehatan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Kesehatan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Kesehatan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Kesehatan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Kesehatan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur