Kendal (buseronline.com) - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi bagi balita. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya stunting, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak secara jangka panjang.Imbauan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan subsidi harga pangan bagi keluarga dengan balita berisiko stunting, di Balai Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Selasa.“Sebagai orang tua, memang harus telaten memberikan makanan bergizi seperti sayur dan lauk sehat lainnya, serta menghindari makanan instan. Jika gizi anak tercukupi, mereka bisa tumbuh sehat dan cerdas, yang pada akhirnya dapat mengangkat derajat keluarga dan memberi manfaat bagi masyarakat serta bangsa,” ujar Bupati Dyah.Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang terus berkolaborasi dalam upaya menurunkan angka stunting, termasuk melalui program subsidi harga pangan.Bupati berharap, subsidi pangan ini dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi balita berisiko stunting, dan secara bertahap menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Kendal.Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Firdaus menjelaskan bahwa bantuan diberikan dalam bentuk paket sembako berisi satu kilogram beras fortivit, dua kilogram telur ayam, serta tiga jenis olahan makanan berprotein yang mengandung ikan, ayam, dan daging sapi.“Satu paket sebenarnya senilai Rp175.000, tetapi dengan subsidi dari pemerintah, penerima manfaat cukup membayar Rp20.000 saja,” jelas Firdaus.Program ini menyasar 250 penerima manfaat di Kabupaten Kendal. Bantuan diberikan setiap bulan selama satu tahun, dan akan dievaluasi tiap tiga bulan. Jika terjadi perbaikan status gizi pada balita penerima, maka bantuan akan dialihkan kepada balita lain yang juga berisiko stunting.Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat menjelaskan bahwa pemberian subsidi kali ini merupakan tahap ketiga, dan menyasar wilayah kerja Puskesmas Patebon I dan II.“Untuk Puskesmas Patebon I, penerima berasal dari Desa Pidodo Kulon sebanyak 21 orang, Bangunrejo 50 orang, dan Bangunsari 54 orang. Sedangkan di wilayah Puskesmas Patebon II, terdiri dari Desa Purwokerto 35 orang, Lanji 54 orang, dan Donosari 36 orang,” terang Pandu.Melalui program ini, pemerintah berharap orang tua makin sadar pentingnya gizi seimbang bagi anak, dan bersama-sama menurunkan angka stunting menuju generasi Kendal yang sehat dan berkualitas. (R)