Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kemenkes Fokus Eliminasi Malaria di Papua, Target Indonesia Bebas Malaria 2030

EM Bukit MKes - Sabtu, 21 Juni 2025 07:18 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers bersama sejumlah delegasi dalam rangkaian 9th Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria Elimination di Bali, Selasa (17/6/2025).
Bali (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan strategi nasional untuk mengeliminasi malaria dengan menjadikan Papua sebagai fokus utama.Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa pencapaian target Indonesia bebas malaria pada tahun 2030 sangat bergantung pada keberhasilan penanganan di Papua.“Kalau kita bisa selesaikan malaria di Papua, maka kita bisa selesaikan malaria di seluruh Indonesia,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria Elimination ke-9 yang digelar di Bali, Selasa.Saat ini, dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, sebanyak 476 atau sekitar 79 persen telah mencapai status eliminasi malaria. Namun, sekitar 93 persen beban kasus malaria nasional masih terkonsentrasi di wilayah Papua, yang memiliki tantangan geografis, sosial, dan akses pelayanan kesehatan yang kompleks.Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemenkes menyiapkan sejumlah strategi komprehensif. Di antaranya, pencegahan berbasis lingkungan guna mengurangi habitat nyamuk malaria dan distribusi kelambu berinsektisida.Dengan dukungan dari Global Fund, Kemenkes telah menyalurkan 3,3 juta kelambu ke masyarakat secara rutin.Langkah inovatif lainnya adalah penerapan Mass Drug Administration (MDA) atau pemberian obat pencegahan malaria secara massal di wilayah endemis.Uji coba MDA di dua kota menunjukkan hasil signifikan, dengan penurunan insiden malaria hingga 50 persen. Namun, karena tingginya biaya, program ini sedang dalam tahap evaluasi lebih lanjut.Dalam aspek pengobatan, Menkes menekankan pentingnya deteksi dini dan akses pengobatan yang cepat. Pemerintah memastikan ketersediaan obat malaria di seluruh wilayah terdampak.Tak hanya di tingkat nasional, Menkes juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara.“Nyamuk tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, kami mencapai dua kesepakatan penting dalam forum ini: pertama, komitmen seluruh gubernur di Papua untuk mencapai eliminasi malaria pada 2030, dan kedua, penandatanganan joint action plan dengan pemerintah Papua Nugini,” jelasnya.Sebagai informasi, malaria merupakan salah satu dari empat penyakit menular utama yang ditularkan nyamuk, selain demam berdarah, Japanese encephalitis, dan chikungunya. Meski angka kematian akibat malaria di Indonesia berkisar sekitar 130 kasus per tahun, penyakit ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi dibandingkan tiga penyakit lainnya.“WHO menargetkan eliminasi malaria secara global pada 2030. Bagi Indonesia, tantangan utamanya memang ada di Papua. Namun, dengan strategi yang tepat dan dukungan lintas sektor, saya yakin kita bisa mencapainya,” tegas Menkes Budi. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Satgas Operasi Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Pasar Oksibil, Sapa Warga dan Beli Dagangan Pedagang

Kesehatan

Napoli Taklukkan Frosinone 3-0, Kevin De Bruyne Cetak Dua Gol

Kesehatan

Manchester United Gagal Menang, Tottenham Selamatkan Diri Lewat Gol Injury Time

Kesehatan

Real Madrid Taklukkan Villarreal 1-0, Vinicius Junior Diusir Wasit

Kesehatan

Inter Milan Hajar Parma 3-0, Nerazzurri Rebut Puncak Klasemen Serie A

Kesehatan

PSG Tundukkan Le Mans 3-1, Tren Kemenangan Les Parisiens Berlanjut