Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kemenkes Perkuat Program Fellowship TBC untuk Atasi Kekurangan Dokter Spesialis Paru

EM Bukit MKes - Sabtu, 14 Juni 2025 04:10 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof Dante Saksono Harbuwono, bersama jajaran pejabat dan perwakilan institusi pendidikan serta layanan kesehatan, berfoto bersama usai penandatanganan kerja sama dalam rangka peluncuran program Pendidikan Fellowship Tuberkulos
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan meluncurkan dan memperluas program fellowship TBC dan infeksi mikobakterium lainnya.Program ini menjadi solusi strategis untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis paru di Indonesia yang hingga kini masih menjadi tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa penanganan TBC merupakan salah satu mandat prioritas Presiden Prabowo Subianto kepada Kemenkes.“Kita berupaya menurunkan angka tuberkulosis ini hingga 50 persen,” ujar Prof Dante dalam keterangannya.TBC masih menjadi penyebab jutaan kematian setiap tahun di dunia, termasuk di Indonesia, terutama pada kelompok usia produktif. Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, TBC juga memberikan beban ekonomi yang besar bagi negara.Karena itu, pemerintah menetapkan TBC sebagai prioritas nasional lintas sektor yang melibatkan dunia pendidikan, praktisi kesehatan, masyarakat, dan LSM.Salah satu langkah konkret adalah melalui program fellowship yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan pemerataan tenaga medis ahli di seluruh wilayah Indonesia.“Program fellowship ini menjadi penting terutama bagi masyarakat di daerah untuk menangani TBC secara paripurna,” tambah Prof Dante.Saat ini, program fellowship telah berjalan di tiga pusat yaitu Jakarta, Surabaya, dan Medan, dengan jumlah lulusan mencapai 10-11 dokter per semester.Namun, dengan jumlah kabupaten/kota mencapai 514, sementara Indonesia hanya memiliki sekitar 360 dokter spesialis paru, kebutuhan akan percepatan distribusi tenaga ahli sangat mendesak.Direktur Utama RSUP Persahabatan, Prof dr Agus Dwi Susanto menyambut baik program ini. Ia menyampaikan bahwa RSUP Persahabatan siap mendukung penuh penyelenggaraan fellowship karena telah memiliki fasilitas laboratorium mikrobiologi berstandar dan poliklinik terpadu TBC.“Ruangan kami menggunakan mekanisme tekanan negatif dan telah memenuhi standar akreditasi,” jelasnya.Ketua Kolegium Mikrobiologi Klinik, dr Yulia Rosa Saharman menyatakan bahwa fellowship juga penting untuk pemerataan dokter spesialis mikrobiologi klinik, khususnya di luar Pulau Jawa.“Kami menekankan pentingnya pendidikan mikrobiologi klinik berjenjang agar diagnosis cepat dan akurat dapat diakses seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Yulia.Lebih lanjut, Ketua Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), drg Arianti Anaya menyampaikan bahwa KKI telah menyusun standar kompetensi, profesi, serta kurikulum pelatihan fellowship bersama kolegium terkait.“Program ini dikelola oleh Kolegium Mikrobiologi di bawah KKI, bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan seperti RS Persahabatan,” tuturnya.Ketua Kolegium Kesehatan Indonesia, dr Supriyanto Dharmoredjo menambahkan bahwa program fellowship TBC merupakan bagian dari strategi nasional eliminasi TBC 2030.Ia menekankan pentingnya model pengembangan sumber daya manusia berbasis kebutuhan nasional yang terintegrasi dengan transformasi sistem kesehatan.“Kami percaya sinergi antar institusi adalah kunci sukses pembangunan kesehatan berbasis SDM yang kokoh dan berkelanjutan,” ujarnya.Dengan penguatan program fellowship ini, diharapkan Indonesia dapat mempercepat eliminasi TBC dan meningkatkan akses layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini mengalami kekurangan tenaga spesialis. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

KPK: Transisi Energi Berisiko Tinggi Korupsi, Perempuan Didorong Jadi Pengawal Integritas

Kesehatan

Kemendikdasmen Usulkan Penguatan Tata Kelola Pendidikan dalam RUU Sisdiknas

Kesehatan

Inggris Bungkam Panama 2-0, Lolos ke Babak 32 Besar sebagai Juara Grup L

Kesehatan

RD Kongo Bangkit Tekuk Uzbekistan 3-1, Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Kesehatan

Pemprov Sumut Siagakan Personel 24 Jam Berantas Pungli di Kawasan Wisata Sidebuk-Debuk

Kesehatan

Kroasia Kalahkan Ghana 2-1, Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026