Madinah (buseronline.com) - Menjelang fase puncak ibadah haji, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam mengevakuasi pasien jemaah haji yang masih menjalani perawatan di Madinah untuk melanjutkan perjalanan ibadah ke Makkah.Penanggung Jawab Tim Evakuasi KKHI Madinah, dr Lia Agustina MPH mengatakan pihaknya telah menyusun skema evakuasi secara matang."KKHI Madinah telah menyiapkan skema evakuasi dan fasilitasi ambulans agar seluruh pasien jemaah dapat melanjutkan perjalanan ibadah mereka ke Makkah dengan aman dan termonitor," ujar dr Lia, seperti dilansir dari laman Sehat Negeriku.Seiring pergerakan jemaah gelombang I menuju Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah seperti tawaf ifadah, sa’i, dan wukuf di Arafah, KKHI Madinah memprioritaskan pasien yang masih membutuhkan penanganan khusus.Hingga Rabu (21/5/2025), sebanyak 38 pasien telah berhasil dievakuasi ke Makkah. Proses evakuasi ini turut melibatkan empat orang pendamping dari keluarga jemaah, sehingga total 42 orang telah dipindahkan dari Madinah ke Makkah.Salah satu pasien, Muchlis, jemaah dari kloter PDG 001 asal Padang, Sumatera Barat, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pelayanan yang diterima selama berada di KKHI Madinah."Kami masuk minggu sore ke KKHI dan langsung ditangani dengan baik, mulai dari UGD hingga perawatan di lantai 1. Pelayanannya lengkap, makanan, minuman tersedia melimpah," ujar Muchlis.Tak hanya itu, ia juga memuji kebersihan ruangan dan keramahan petugas cleaning service yang menurutnya tidak pernah menyinggung perasaan pasien. "Luar biasa pelayanannya. Semoga terus dipertahankan," tambahnya.Muchlis menuturkan bahwa saat proses evakuasi ke Makkah, ia bersama tiga pasien lainnya diantar menggunakan ambulans yang dilengkapi alat kesehatan, makanan, dan pakaian ihram.Selama perjalanan, mereka didampingi oleh seorang dokter dan seorang perawat."Kalau letih bisa berhenti, kalau lapar tinggal makan. Semuanya sudah disiapkan. Bahkan pakaian ihram pun kami diberi. Siapa lagi yang akan memberi kalau bukan KKHI,” ujarnya penuh haru.Muchlis menutup pernyataannya dengan doa bagi seluruh tim medis. “Masya Allah, kami sangat berterima kasih. Alhamdulillah bisa didampingi dengan baik. Semoga semua yang sakit segera diberi kesembuhan dan tim medis diberi kekuatan," ujarnya.Evakuasi pasien dari Madinah ke Makkah merupakan bagian dari komitmen KKHI dalam memastikan jemaah haji Indonesia tetap dapat menjalani ibadah secara optimal meski dalam kondisi sakit.Langkah ini juga menjadi bukti nyata kepedulian dan profesionalisme layanan kesehatan haji Indonesia di Tanah Suci. (R)