Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Bone Jadi Model Pengembangan Peternakan Terpadu di Kawasan Timur Indonesia

EM Bukit MKes - Kamis, 17 April 2025 08:09 WIB
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, meninjau kualitas pakan ternak di UPTD Peternakan Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, sebagai bagian dari program pengembangan peternakan terpadu.
Bone (buseronline.com) - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus mendorong pengembangan peternakan rakyat sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan.Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan pengembangan peternakan terpadu di kawasan timur Indonesia.Peninjauan langsung dilakukan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, bersama Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Peternakan Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo.“Kegiatan ini mencakup optimalisasi pembibitan ternak dan penguatan sektor kesehatan hewan. Alhamdulillah, kami siap menerima arahan dan memberikan dukungan penuh,” ujar Bupati Asman.Sebagai upaya integratif, Pemerintah Kabupaten Bone mengembangkan program unggulan Padasa-akronim dari padi, jagung, dan sapi-yang menyinergikan sektor tanaman pangan dan peternakan.Program ini mengadaptasi keberhasilan program nasional Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) yang pernah digagas Kementan.Untuk memperkuat akses permodalan bagi peternak kecil, Kabupaten Bone juga mengembangkan skema pembiayaan berbasis gadai ternak, di mana sapi dijadikan agunan dan dapat ditebus kembali setelah musim panen. Skema ini dinilai memberikan solusi finansial jangka pendek bagi peternak rakyat.Dalam menjaga keberlanjutan populasi ternak, pemerintah daerah menetapkan kebijakan larangan pemotongan sapi betina produktif di rumah potong hewan. “Kami sepakat menjaga indukan produktif sebagai langkah strategis,” kata Asman.Ia juga menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat kelembagaan peternakan. Kabupaten Bone menjadi salah satu dari sedikit daerah yang masih mempertahankan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai dinas yang berdiri sendiri. “Kami ingin pembangunan peternakan tetap fokus dan terarah,” tegasnya.Sementara itu, Kementerian Pertanian terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra swasta. Salah satunya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis.Bone juga menjadi salah satu lokasi pengembangan program unggulan Ayam Merah Putih, termasuk peninjauan lokasi CSR di Kecamatan Bengo dan pembibitan ayam di Kecamatan Libureng.“Potensi peternak lokal di Bone sangat besar untuk mendukung pengembangan ayam petelur rakyat,” ujar Dirjen Agung Suganda.Ia menambahkan bahwa Bone memiliki keunggulan struktural, bahkan ada kecamatan seperti Kahu yang populasi ternaknya melebihi jumlah penduduk.“Bone adalah contoh nyata pengembangan peternakan berbasis ekosistem lokal yang terintegrasi. Perlu ada aktor-aktor utama yang ditunjuk agar pelaksanaan program tetap sejalan dengan harapan,” tambahnya.Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra usaha, Bone diharapkan tak hanya menjadi penyedia protein hewani nasional, tetapi juga menjadi penyangga utama ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Wagub Jateng: Pendidikan Agama Jadi Kunci Ketenteraman Masyarakat dan Pembangunan SDM

Kesehatan

Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026

Kesehatan

Ratusan Warga Banyumas Antusias Ikuti Program Speling, Wagub Jateng Tinjau Layanan

Kesehatan

Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Kesehatan

Revitalisasi Sekolah Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak, Siswi SMPN 9 Pangkalpinang Apresiasi Pemerintah

Kesehatan

Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar