Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Setwapres RI dan Pemprov Jateng Pantau Program Penurunan Stunting di Wonosobo

EM Bukit MKes - Minggu, 16 Februari 2025 06:20 WIB
Sejumlah ibu dan anak mengikuti kegiatan pemantauan program percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2025).
Wonosobo (buseronline.com) - Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI bersama Tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menutup rangkaian pemantauan program percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Wonosobo, Jumat.Kegiatan pemantauan berlangsung di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, dengan dipimpin oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Setwapres, Profesor Dr Dadan Wildan.Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo menyampaikan bahwa stunting masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama. Namun, praktik posyandu yang terus berjalan, termasuk di Desa Sikunang, memberikan optimisme dalam penanganan masalah ini."Penyelesaian stunting sangat menentukan kualitas sumber daya manusia ke depan. Kami akan terus berupaya agar penanganan stunting semakin terintegratif dan efisien," kata One.Ia berharap angka stunting di Wonosobo dapat terus ditekan hingga mencapai target nasional sebesar 14 persen. Kehadiran Setwapres diharapkan dapat mendorong kebijakan yang lebih terpadu dalam hal penganggaran dan pelaksanaan program.Sementara itu, Deputi Setwapres Profesor Dr Dadan Wildan menegaskan bahwa pihaknya fokus dalam percepatan penurunan stunting di seluruh Indonesia.Ia menjelaskan bahwa kunjungannya ke berbagai daerah bertujuan untuk menyerap informasi perkembangan program di lapangan dan mengevaluasi target yang telah dicapai."Kami melihat intervensi dari pemerintah daerah sudah cukup baik, dengan posyandu yang masif dalam melakukan kegiatan. Ini menjadi modal penting agar target penurunan stunting bisa tercapai," ujar Dadan.Setwapres, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan dan tindak lanjut dalam rapat koordinasi nasional mendatang.Dalam pantauan di lokasi, kegiatan posyandu tampak ramai dengan puluhan ibu dan anak yang hadir untuk mendapatkan layanan kesehatan.Selain itu, siswa sekolah dasar juga ikut serta dalam pemeriksaan kesehatan dan edukasi mengenai anemia serta gizi seimbang.Seorang siswi kelas VI, Zara I’anatul Maulidah mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan pengetahuan baru mengenai anemia dan stunting. "Biar tidak kena anemia, mencegah stunting, serta menyehatkan badan," katanya.Senada dengan itu, Aisyah Zahratul, siswa lain yang mengikuti edukasi, kini lebih memahami pentingnya konsumsi protein untuk kesehatan. "Harus sering makan telur dan ikan, biar badan lebih sehat," ujarnya.Menurut Dewi Yuliana, pemateri edukasi dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Wonosobo, edukasi gizi seimbang sangat penting untuk mencegah stunting dan anemia."Anak-anak perlu mengonsumsi makanan bergizi dengan kearifan lokal. Paling mudah, telur satu hari minimal tiga butir, bisa juga ikan, tahu, atau tempe yang lebih terjangkau," jelas Dewi.Kegiatan pemantauan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani stunting. Dengan intervensi yang tepat dan edukasi sejak dini, diharapkan angka stunting di Wonosobo dan Indonesia secara keseluruhan dapat terus menurun. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Revitalisasi Sekolah Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak, Siswi SMPN 9 Pangkalpinang Apresiasi Pemerintah

Kesehatan

Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar

Kesehatan

Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi

Kesehatan

Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994

Kesehatan

Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026

Kesehatan

Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi