Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Puskesmas Perkuat Layanan Kesehatan Primer untuk Wujudkan Masyarakat Sehat

EM Bukit MKes - Jumat, 29 November 2024 09:20 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berdialog dengan petugas Puskesmas untuk membahas peningkatan layanan kesehatan primer dalam rangka mewujudkan masyarakat hidup sehat. (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus mengoptimalkan program Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), dan Posyandu.Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, yang mencakup layanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif.Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, dr Maria Endang Sumiwi MPH, menjelaskan bahwa Puskesmas memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat.Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Puskesmas tidak hanya bertanggung jawab dalam pelayanan kesehatan kuratif, tetapi juga dalam penguatan pelayanan promotif dan preventif.“Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang mengutamakan promotif dan preventif, dengan tujuan mewujudkan wilayah kerja yang sehat dan masyarakat yang berperilaku hidup sehat,” ujar Maria Endang dalam keterangan resminya.Selain itu, program ILP juga menargetkan penguatan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu.Program ini mencakup sekitar 10.000 Puskesmas dan 300.000 Posyandu di seluruh Indonesia, yang diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.Maria Endang menyebutkan bahwa salah satu manfaat dari program ILP adalah pelayanan kesehatan yang lebih terkoordinasi, dengan Puskesmas berperan sebagai gatekeeper kesehatan.Selain itu, Puskesmas Pembantu memiliki peran penting dalam memantau status kesehatan di tingkat desa atau kelurahan, serta memberikan informasi kesehatan yang relevan bagi masyarakat.Lebih lanjut, program ILP juga memperkuat peran kader kesehatan di desa-desa. Kader dilatih untuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, baik melalui kegiatan Posyandu maupun kunjungan rumah. Kader kesehatan menggunakan metode SAJI (Salam, Ajak bicara, Jelaskan dan bantu, Ingatkan) untuk menyampaikan informasi dan membantu masyarakat mengatasi masalah kesehatan.Dengan adanya program ILP, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan yang terintegrasi dan berkualitas, serta dapat meningkatkan derajat kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Dinkes Bandung Kejar Anak Zero Dose Lewat Bulan Imunisasi Sepanjang Oktober

Kesehatan

Teratai Fighter Team Korbrimob Polri Juara Umum Tegar Beriman Championship, Sabet 7 Medali Emas

Kesehatan

Italia Kalahkan Turki 3-1, Gli Azzurri Naik ke Posisi Kedua

Kesehatan

Tagline Baru Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” Mulai Disosialisasikan di Korlantas

Kesehatan

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Naik ke Posisi 117 Dunia

Kesehatan

Mitchell Baker Jadi Top Skor FIFA ASEAN Cup 2026