Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Efektivitas Tes PCR Mendeteksi Virus SARS-CoV-2

EM Bukit MKes - Rabu, 23 Oktober 2024 12:17 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes PCR untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2. (Dok/Sehat Negeriku)
Jakarta (buseronline.com) - Juru Bicara Kemenkes RI, dr Mohammad Syahril SpP MPH, menanggapi narasi yang beredar di masyarakat bahwa tes RT-PCR (reverse transcription-polymerase chain reaction) hanya berfungsi untuk mendeteksi asidosis, bukan untuk mengidentifikasi keberadaan virus. Menurutnya, pernyataan tersebut adalah keliru.dr Syahril menjelaskan bahwa RT-PCR merupakan metode diagnostik yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai standar emas (gold standard) untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Tes PCR menggunakan teknik amplifikasi asam nukleat dengan tingkat akurasi tinggi dalam mendeteksi virus. “Tes PCR sudah digunakan secara internasional. Dengan tes ini, kita dapat mengetahui patogen penyebab infeksi penyakit,” ujarnya di Jakarta, Senin (21/10/2024).Tes PCR berfungsi untuk menguji keberadaan materi genetik virus (asam ribonukleat atau RNA) saat virus terurai, dan merupakan alat yang andal untuk mendeteksi infeksi aktif. Selain itu, dr Syahril juga menambahkan bahwa tes PCR dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit infeksi lainnya, termasuk virus penyebab Mpox.Jika hasil tes PCR menunjukkan positif Covid-19, langkah selanjutnya untuk mengetahui jenis varian virus dapat dilakukan melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS). Pemeriksaan ini penting untuk pengurutan genom virus SARS-CoV-2, yang berperan dalam pemantauan penularan virus dan pengendalian infeksi.Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2023, pemeriksaan tes PCR dan WGS termasuk dalam upaya surveilans penanggulangan Covid-19. Data dari pemeriksaan ini penting untuk memantau tren epidemiologi dan virologi serta mendeteksi varian baru dari virus.Di sisi lain, dr Syahril menjelaskan bahwa asidosis merujuk pada kondisi kadar asam yang tinggi dalam tubuh. Keseimbangan pH tubuh adalah kunci untuk kesehatan yang optimal, dan pemeriksaan asidosis dilakukan melalui tes darah dan urine untuk mengevaluasi kadar pH.Dengan penjelasan ini, Kemenkes berharap masyarakat dapat memahami fungsi dan pentingnya tes PCR dalam deteksi virus serta tidak terpengaruh oleh narasi yang salah. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:
who

Berita Terkait

Kesehatan

Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027

Kesehatan

Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar

Kesehatan

Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT

Kesehatan

Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar

Kesehatan

UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional

Kesehatan

Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara