Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Waspadai Gerak-gerik Kecanduan Judi Online yang Tak Boleh Diabaikan

EM Bukit MKes - Sabtu, 15 Juni 2024 10:08 WIB
Psikolog Klinis Dra Tri Iswardani MSi Psikolog.
Jakarta (buseronline.com) - Korban judi online semakin sering dilaporkan dan berujung fatal.Mulai dari cekcok antar keluarga, terjerat hutang ratusan juta, penggunaan obat-obatan terlarang, bahkan sampai menjadi pelaku pembunuhan.Kebanyakan terjebak karena berawal dari hanya mencoba-coba, adrenaline rush, sekedar rekreasi, sampai boleh jadi mengkhayal mendapatkan bantuan dalam jumlah fantastis secara instan."Dia bisa judi online karena nggak ada kerjaan, jadi rekreasinya judi, bisa juga karena ada kebutuhan untuk dapat bantuan tiba-tiba, misalnya dari judi cuma 100 ribu, dapatnya 10 juta," kata Psikolog Klinis Dra Tri Iswardani MSi Psikolog dalam acara perbincangan Sunset Talk di Jakarta.Tergiur akan kesuksesan teman dari judi online juga menjadi jebakan para pelaku sampai rela terus mengeluarkan uang yang tidak disadari nominalnya semakin besar.Walhasil, masalah baru mulai terjadi, yakni melakukan pinjaman online dan hutangnya terus menggunung.Tri mengingatkan potensi kecanduan tidak hanya terjadi di usia dewasa muda, tetapi juga kelompok remaja yang sudah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP).Tri menyebut kecanduan judi online akan membuat seseorang semakin sering menutupi banyak hal, utamanya soal finansial.Bisa saja mereka mendadak menjual banyak aset tanpa alasan yang jelas."Diam-diam dia akan mencoba terus, semakin sering berbohong kepada keluarga, waktu yang dia habiskan di depan gadget semakin lama," jelas Tri."Tiba-tiba dia punya hutang, hutangnya makin lama semakin nambah, dari awalnya 300 ribu sampai bisa jutaan rupiah, dia akhirnya lari ke pinjol. Bahkan saya nemu kasus orang yang main judi online itu harus terus memonitor aplikasinya," lanjut Tri.Tri meminta para keluarga dan teman dekat yang melihat gerak-gerik seseorang kecanduan judi online untuk segera membawanya terapi ke psikolog dan psikiater sebelum telanjur terlambat."Jadi dia harus memantau, melek terus, dan untuk kebutuhan kuat meleknya, dia mulai lah pakai sabu, sabu juga jadi semakin addict, akhirnya tertangkap, ketahuan, direhabilitasi dan ternyata awal mulanya baru diketahui karena judi online," tutup Tri. (R3)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemprov Jateng Perkuat Pengendalian Inflasi, Hampir 2.000 Operasi Pasar Digelar

Kesehatan

Pemprov Sumut Dukung Gerakan Pesantren Bebas TB, Deliserdang Jadi Pusat Peluncuran Nasional

Kesehatan

Manchester City Tundukkan RB Leipzig 3-2, Erling Haaland Jadi Pahlawan

Kesehatan

Polri Nonaktifkan Empat Personel Usai Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

Kesehatan

Liverpool Takluk 2-3 dari Fenerbahce, Rekor Sempurna Liga Champions Terhenti

Kesehatan

Arsenal Kalahkan Slavia Praha 2-1, The Gunners Naik ke Peringkat Ketiga Liga Champions