Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Penyakit Tak Libur saat Libur Lebaran, Waspadai Demam Berdarah dan HFMD

EM Bukit MKes - Sabtu, 13 April 2024 14:21 WIB
Juru Bicara Kemenkes RI dr M Syahril.
Jakarta (buseronline.com) - Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penularan penyakit Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) selama arus mudik dan balik Lebaran 1445 H/2024 M. Terlebih, penyakit ini memiliki kecepatan penularan yang tinggi meski jarang menyebabkan sakit berat.“Pergerakan manusia selama perjalanan mudik berpotensi mempercepat penyebaran, terutama di kalangan bayi dan balita,” kata Juru Bicara Kemenkes RI dr M Syahril.Tercatat, hampir 6.500 kasus HFMD hingga pekan ke-13 tahun 2024. Sebagian besar kasus terjadi pada usia anak, dan sebagian lainnya pada orang dewasa. Kasus HFMD terbanyak ada di Pulau Jawa, di antaranya Jawa Barat (2.119), disusul Banten (1.171) DI Yogyakarta (561), dan Jawa Tengah (464).“Ada tren peningkatan, ditambah mudik dan libur panjang itu berpotensi terjadi peningkatan kasus flu Singapura,” jelasnya.Syahril mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan selama perjalanan mudik dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menerapkan etika batuk atau bersin. Selain itu, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.Syahril juga mengimbau pemudik untuk tetap menjaga kebersihan di kampung halamannya untuk mengurangi risiko adanya demam berdarah dengue.“Sekalian lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di kampung halaman, mengerjakan kebiasaan baik supaya tidak tertular demam berdarah,” ujarnya.Apalagi, Syahril menambahkan, di wilayah yang angka kasus demam berdarahnya tinggi.Sebab, hingga pekan ke-14 tahun 2024 atau April ini, tercatat sebanyak 60.296 kasus demam berdarah di Indonesia dengan angka kematian sebanyak 455. Jumlah ini terus bertambah dari pekan-pekan sebelumnya.Lima kabupaten/kota dengan kasus demam berdarah tertinggi tahun ini di antaranya Kabupaten Tangerang dengan 2.540 kasus, Kota Bandung 1.741 kasus, Kabupaten Bandung Barat 1,422 kasus, Kabupaten Lebak 1.326 kasus, dan Kota Depok 1.252 kasusSementara itu, kabupaten/kota dengan kematian DBD tertinggi pada 2024, di antaranya Kabupaten Bandung dengan 25 kematian, Kabupaten Jepara 21 kematian, Kabupaten Subang 18 kematian, Kabupaten Kendal 16 kematian, dan Kabupaten Bogor 13 kematian. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemkab Toba Gandeng Korea Selatan Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Kesehatan

Komisi VII DPR RI Kunjungi Tapanuli Utara, Soroti Penyaluran KUR dan Pemulihan UMKM

Kesehatan

Polri Siagakan 176 Personel Hadapi Erupsi Gunung Sinabung

Kesehatan

Sekda Jabar: UMKM Harus Berani Naik Kelas, Jangan Takut Gagal

Kesehatan

Pemko Salatiga Dorong Warga Manfaatkan Mobile JKN, Pangkas Waktu Antrean

Kesehatan

Polri Perkuat Pencegahan Karhutla, Seluruh Polda Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan