Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Presiden Dorong Penerapan Teknologi Turunkan Stunting di Daerah

EM Bukit MKes - Selasa, 03 Januari 2023 01:10 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/01/rapat-terbatas.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keterangan setelah rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/1/2023).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Kabupaten Sumedang merupakan salah satu kabupaten yang menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan baik sebagai basis data dalam menurunkan kasus stunting di daerah.Oleh karena itu, Jokowi menggiatkan pemerintah daerah untuk dapat menerapkan teknologi digital dalam penanganan kasus kekerdilan (stunting) dengan menggunakan SPBE.Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya setelah rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta."Arahan bapak Jokowi adalah tolong dipastikan semua kabupaten/kota nanti didorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektroniknya, koordinasi dengan MenPAN-RB," katanya.Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Kabupaten Sumedang merupakan salah satu kabupaten yang menerapkan SPBE dengan baik sebagai basis data dalam menurunkan kasus stunting di daerah.Untuk itu, Presiden menghimbau agar kabupaten/kota lainnya dapat mereplikasi implementasi dari Kabupaten Sumedang.“Khusus untuk stunting, bapak Presiden menyarankan agar ditentukan di bawah koordinasi bapak Wapres, bapak Menko PMK, dan Kepala BKKBN, untuk memilih, bisa 20, 30 atau sampai 50 kabupaten/kota yang memang sudah baik nilai SPBE-nya, juga stunting-nya tinggi, agar apa yang sudah dilakukan di Sumedang ini bisa langsung direplikasi," tuturnya.Selain itu, Menkes Budi menjelaskan bahwa Presiden menginstruksikan Bupati Sumedang untuk dapat membantu secara langsung daerah-daerah yang masih memiliki angka kasus stunting yang masih tinggi."Arahan Bapak Presiden, Pak Bupati Sumedang langsung dikirim ke sana untuk bisa membantu replikasi. Bukan sebagai pejabat bupati, tapi langsung dikirim ke sana untuk langsung bisa mereplikasi, membantu bupati dan walikota di daerah-daerah yang nilai stunting-nya masih tinggi, tapi nilai SPBE-nya mencukupi agar bisa segera mengulangi suksesnya beliau," ujarnya.Menkes Budi menjelaskan bahwa di samping sistem pemerintahan berbasis elektronik yang baik, Kabupaten Sumedang juga memiliki proses bisnis dan sistem data yang terintegrasi."Selain membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik yang bagus di Sumedang, juga sudah berhasil mengorkestrasi orangnya, proses bisnis-nya, dan sistem data elektroniknya menjadi satu, sehingga beberapa program pemerintahan, bukan hanya stunting sebenarnya, Bupati Sumedang juga sudah memperbaiki program kemiskinan, program kemudahan memberikan izin, itu jadi jauh lebih baik," tuturnya mengakhiri.

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Honai Belajar Gratis Polsek Tembagapura Dorong Anak Papua Semangat Menuntut Ilmu

Kesehatan

Forum PIEPTN Rumuskan Tujuh Rekomendasi Perkuat Integritas Perguruan Tinggi

Kesehatan

Wali Kota Medan Dukung Pemutaran Film “Djamin Setia Selamanya”

Kesehatan

Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali

Kesehatan

Jabar Perkuat Pendidikan Kesetaraan untuk Dongkrak IPM

Kesehatan

RS Lapangan Kemenkes di Manggarai Beroperasi, Anak Korban Gempa Jalani Operasi Patah Tulang