Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

GISAID Dukung Indonesia Kembangkan Data Genom

EM Bukit MKes - Rabu, 29 November 2023 10:00 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/11/IMG-20231129-WA0020.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kementerian Kesehatan Indonesia dan GISAID Initiative, platform inisiatif data sains terkemuka di dunia, mengumumkan pendirian GISAID Academy di Kura-kura, Bali. (Dok/Kemenkes RI)
Bali (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Indonesia dan GISAID Initiative, platform inisiatif data sains terkemuka di dunia, mengumumkan pendirian GISAID Academy di Kura-kura, Bali. Dengan pendirian institusi pendidikan permanen di Bali, GISAID mengkonsolidasikan program pendidikan dengan pengalamannya melatih ratusan profesional di bidang bioinformatika di seluruh dunia.GISAID telah memainkan peran penting sejak awal pandemi Covid-19. GISAID Academy akan membuat pengawasan genomik patogen lebih maju serta membangun kapasitas respon di wilayah ini.“Dengan pendirian GISAID Academy, Indonesia terus membangun ketahanan dan respons terhadap wabah dengan memanfaatkan ekosistem kesehatan yang sudah ada. Dengan memanfaatkan fasilitas yang telah ada di Poltekkes Kemenkes Denpasar dan Universitas Udayana, GISAID Academy siap memberikan pelatihan vokasional secara menyeluruh dalam surveilans genomik patogen,” kata Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin.Menkes Budi mengatakan, pendirian GISAID Academy menegaskan kontribusi Kemenkes terhadap keamanan kesehatan global. Pendirian akademi ini juga menandai kolaborasi berkelanjutan Kemenkes dengan GISAID telah memasuki fase baru.“Selain itu, GISAID Academy membuka jalan bagi keterlibatan multisektor yang lebih besar dan peluang pertumbuhan di bidang genomik, termasuk penerapannya yang lebih luas di bidang kedokteran presisi," ungkapnya.Presiden GISAID Peter Bogner menjelaskan bahwa GISAID Academy memperkenalkan kurikulum yang dirancang secara cermat sepanjang tahun. Kurikulum memuat berbagai kursus mulai dari pelatihan vokasional pada teknik PCR dasar hingga Next Generation Sequencing untuk mempersiapkan pelatihan bioinformatika lanjutan.“Hal ini menegaskan komitmen GISAID terhadap data genomik berkualitas tinggi yang memajukan langkah-langkah penyelamatan nyawa dan keputusan kebijakan berbasis bukti. Model pembelajaran dan kerja sama yang berkelanjutan menempatkan GISAID Academy sebagai sumber daya internasional yang penting, menekankan akses yang adil pada pengetahuan ilmiah yang dibangun atas dasar berbagi data secara transparan,” kata Presiden GISAID Peter Bogner.GISAID Academy akan berlokasi di dalam Kampus United In Diversity (UID) di Kura Kura Bali. Terinspirasi oleh tradisi Bali Tri Hita Karana, kampus UID Bali menyajikan keharmonisan sosial, lingkungan, dan spiritual sekaligus menyediakan fasilitas pembelajaran berteknologi tinggi di lingkungan yang indah.“Bersama dengan misi UID ‘Membangun Kepercayaan untuk Masa Depan Bersama’, GISAID Academy menghormati prinsip kedaulatan data dan komitmen yang dibuat oleh komunitas penggunanya untuk menjunjung akses yang adil terhadap teknologi dan pengetahuan, berdasarkan etiket ilmiah dan menghormati semua hak dan kepentingan,” kata Presiden Kehormatan UID Sir Gordon William Duff. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi

Kesehatan

400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an

Kesehatan

Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital

Kesehatan

FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya

Kesehatan

Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga

Kesehatan

KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara