Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Ada Tujuh Kasus di DKI, Kemenkes Perketat Pemantauan Mpox di Pintu Masuk Negara

EM Bukit MKes - Senin, 23 Oktober 2023 12:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/Monkeypox-Virus.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ilustrasi cacar monyet atau monkeypox.
Jakarta (buseronline.com) - Tujuh kasus cacar monyet atau monkeypox ditemukan di Indonesia dan seluruhnya ditemukan di Provinsi DKI Jakarta.Terkait penemuan tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah mengeluarkan surat edaran terbaru terkait peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran monkeypox.Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa salah satu penyebaran cacar monyet dapat terjadi melalui perjalanan jarak jauh.Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes RI, dr Achmad Farchanny Tri Adryanto MKM mengatakan bahwa peningkatan kewaspadaan ditingkatkan di seluruh kantor kesehatan pelabuhan, dinas kesehatan, laboratorium kesehatan masyarakat, rumah sakit, puskesmas, dan fasyankes lainnya."Kepada kantor kesehatan pelabuhan ada 51 seluruh Indonesia, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyampaikan arahan agar yang utama adalah melakukan peningkatan kewaspadaan terhadap pelaku perjalanan yang datang dari luar negeri," kata dr Achmad seusai mengikuti kegiatan Kesiapsiagaan Penanganan Kasus Monkey Pox, di Jakarta."Terutama dari daerah-daerah yang endemik atau kasus tinggi monkeypox. seperti Amerika Serikat, negara tetangga Thailand, Singapura, serta negara-negara di Eropa," sambung dr Achmad.Dokter Achmad juga menuturkan apabila pihak kantor kesehatan pelabuhan menemukan pelaku perjalanan yang memiliki gejala tertentu, maka mereka harus segera melakukan notifikasi pada dinas kesehatan setempat."Apabila pada pelaku perjalanan ditemukan adanya tanda dan gejala seperti cacar agar segera melakukan pemeriksaan lebih ketat dan bila perlu mengambil spesimen atau segera merujuk pada rumah sakit rujukan," jelasnya.Sampai pada tanggal 26 September, Kemenkes RI menjelaskan bahwa kasus cacar monyet di seluruh dunia sudah mencapai 90.618 kasus di 115 negara. Jumlah kematian akibat cacar monyet mencapai 157 kasus.Dikutip dari CDC, hingga saat ini Amerika Serikat menjadi negara yang paling tinggi dalam melaporkan kasus cacar monyet dengan 30.887 kasus, disusul oleh Brazil dengan 10.967 kasus.Untuk negara tetangga seperti Thailand saat ini tercatat sudah ada 399 kasus cacar monyet yang dilaporkan dan Singapura dengan 29 kasus. (R

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kementan Percepat Swasembada Gula, Target Tercapai dalam Dua Tahun

Kesehatan

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Timor Leste Datang dengan Amunisi Baru dari Eropa dan Australia

Kesehatan

FIFA Umumkan Tim Terbaik Piala Dunia 2026, Spanyol dan Prancis Dominasi

Kesehatan

Airin Rico Waas Tekankan Pentingnya Pola Asuh pada Masa Golden Age Anak

Kesehatan

KPK dan ANRI Resmi Luncurkan Pusdankor, Jadikan Arsip Sejarah sebagai Senjata Pencegahan Korupsi

Kesehatan

Kemendikdasmen dan Polri Kolaborasi Tingkatkan Literasi AI bagi Pelajar