Bekasi (buseronline.com) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja mengapresiasi kehadiran President University Hospital yang menggelar soft opening di kawasan Jababeka, Cikarang, pada 10 Oktober 2026.
Dilansir dari laman Jabarprov, kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan di
Kabupaten Bekasi, terutama dalam penanganan penyakit kanker dan jantung.
Asep mengatakan, dengan hadirnya President University Hospital, jumlah rumah sakit di Kabupaten Bekasi bertambah dari 55 menjadi 56 rumah sakit. Penambahan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.
"Alhamdulillah, hari ini
Kabupaten Bekasi menambah satu lagi rumah sakit, dari 55 rumah sakit menjadi 56 rumah sakit. Mudah-mudahan kehadiran
President University Hospital bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Asep, keberadaan rumah sakit dengan fasilitas medis yang memadai dan layanan dokter spesialis sangat dibutuhkan masyarakat. Pasalnya, masih banyak warga yang memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura, untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.
Ia berharap
President University Hospital dapat menjadi salah satu pilihan utama masyarakat
Kabupaten Bekasi, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan penyakit serius.
"Kalau rumah sakit ini memiliki kualitas yang bagus, masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri. Apalagi jika ke depan konsentrasinya pada penanganan kanker dan jantung, dua penyakit yang membutuhkan penanganan secara tepat," katanya.
Asep juga menyambut baik rencana pengembangan Cardiac Center atau pusat layanan jantung di
President University Hospital. Menurutnya, fasilitas tersebut berpotensi mendukung pelayanan rujukan bagi pasien dengan gangguan jantung yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Selain peningkatan fasilitas, Asep menekankan pentingnya akses pelayanan kesehatan yang terjangkau. Ia berharap President University Hospital dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk BPJS Kesehatan, agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan rumah sakit tersebut.
"Ke depannya, rumah sakit ini bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat
Kabupaten Bekasi dapat berobat dan dilayani dengan baik," ungkapnya.
Ia juga berharap President University Hospital terus berkembang dan meningkatkan klasifikasi rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, rumah sakit ini diharapkan mampu mendukung sistem rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis lebih kompleks.
Sementara itu, Founder Jababeka, SD, Darmono menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, menjaga kesehatan sejak dini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit sekaligus menekan biaya pengobatan.
Darmono menilai, rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga harus berperan dalam memberikan pendidikan kesehatan dan mengembangkan penelitian medis.
"Sebetulnya, yang harus kita pikirkan adalah bagaimana mencegah orang yang sehat jangan sampai menjadi sakit. Karena itu, masyarakat perlu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan pola hidup yang baik," ujarnya.