Ende (buseronline.com) - Kepolisian Resor (Polres) Ende memberikan layanan trauma healing kepada anak-anak terdampak gempa bumi di wilayah Pulau Flores.
Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan tersebut digelar di Pos Pengungsian Mandiri, Desa Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu.
Sebanyak 17 anak yang terdampak gempa mengikuti kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WITA tersebut. Trauma healing diberikan oleh dua konselor Polres Ende, yakni Aipda Yumias Markus Lete dan Brigpol Novi Asmiati, yang telah mendapatkan pelatihan khusus dari Polda NTT.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama anak-anak yang mengalami kepanikan dan ketakutan akibat bencana.
"Anak-anak merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus setelah mengalami situasi bencana. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berupaya membantu mereka mengelola rasa takut dan cemas, sehingga secara bertahap dapat kembali merasa aman dan menjalani aktivitas seperti biasa," ujar AKBP Yudhi.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan. Kegiatan itu dirancang untuk membantu memulihkan kondisi emosional dan mental anak-anak setelah mengalami situasi yang menimbulkan kepanikan.