Medan (buseronline.com) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengunjungi RSU Haji Medan untuk melihat langsung kondisi korban dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kunjungan tersebut, Sudaryono didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut HM Faisal Hasrimy, Kepala Regional BGN Provinsi Sumut Agung Kurniawan, serta Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga. Rombongan disambut Direktur RSU Haji Medan dr Yulinda Elvi Nasution, MKes, bersama jajaran struktural rumah sakit.
Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Ia menegaskan BGN bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan program MBG.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga atas kejadian ini. Kami bertanggung jawab sepenuhnya. Saya merasakan kesedihan yang begitu dalam dan menganggap pasien seperti anak saya sendiri," ujar Sudaryono.
Ia mengatakan kondisi korban yang telah menjalani perawatan selama tiga hari di RSU Haji Medan menunjukkan perkembangan positif. Tim medis terus melakukan pemantauan dan memberikan penanganan sesuai kondisi pasien.
"Menurut laporan tadi sudah membaik. Treatment-nya adalah kondisi perut dipuasakan, kemudian karena ada bakteri diberikan antibiotik dan pain killer atau antinyeri. Dipastikan bagaimana caranya supaya diistirahatkan supaya toksin-toksinnya keluar," jelasnya.
Sudaryono berharap kondisi korban dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan. Meski demikian, pasien tetap berada dalam pemantauan intensif tim medis.
Dalam kunjungan itu, Sudaryono juga menanyakan mengenai pembiayaan pengobatan korban. Direktur RSU Haji Medan dr Yulinda Elvi Nasution menjelaskan bahwa pasien mendapatkan pelayanan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) dalam Program Berobat Gratis (PROBIS) Pemerintah Provinsi Sumut.