Rembang (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program imunisasi guna memastikan setiap anak Indonesia memperoleh perlindungan dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Dilansir dari laman Jatengprov, Ketua Tim Kerja Imunisasi dan Anak Kementerian Kesehatan RI, dr Gertrudis Tandy menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan layanan imunisasi di berbagai fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, peran aktif orang tua sangat dibutuhkan untuk membawa anak mengikuti imunisasi sesuai jadwal.
Menurutnya, keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada kesiapan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, sekolah, dan keluarga agar tidak ada anak yang tertinggal memperoleh hak atas imunisasi.
Di Jawa Tengah, cakupan imunisasi tergolong tinggi, sementara Kabupaten Rembang telah mencapai lebih dari 50 persen dari target. Meski demikian, pemerintah menargetkan cakupan imunisasi di atas 95 persen pada akhir tahun sehingga diperlukan kerja sama semua pihak untuk mencapainya.
Menjelang pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus, orang tua diminta mempersiapkan anak dalam kondisi sehat, sudah makan, dan tidak sedang demam agar dapat menerima imunisasi dengan baik.
Selain kesiapan fisik, orang tua juga diimbau memberikan dukungan psikologis dengan tidak menakut-nakuti anak tentang suntikan, sehingga mereka lebih tenang saat mengikuti imunisasi di sekolah.