Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus berupaya menjaga kualitas dan kuantitas produksi susu sapi selama musim kemarau. Dilansir dari laman Jatengprov, salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong peternak menerapkan teknik silase sebagai solusi penyediaan pakan hijauan.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak)
Jawa Tengah, drh Andiningtyas Mula Pertiwi mengatakan bahwa musim kemarau dapat mengurangi ketersediaan hijauan segar yang menjadi pakan utama sapi. Padahal, sekitar 70 persen keberhasilan usaha peternakan ditentukan oleh pemberian pakan yang tepat.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemprov Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada peternak mengenai pembuatan silase. Teknik ini merupakan metode pengawetan hijauan melalui proses fermentasi dalam kondisi kedap udara (anaerob), sehingga pakan dapat disimpan dalam jangka waktu lama.
Menurut Andiningtyas, silase dapat dipanen setelah sekitar tiga minggu proses fermentasi dan, jika disimpan dengan baik, mampu bertahan hingga tiga tahun. Dengan demikian, peternak tetap memiliki cadangan pakan berkualitas selama musim kemarau.