Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Australia resmi meluncurkan program KITA SEHAT (Indonesia-Australia Health Transformation Partnership) dengan nilai investasi hingga AUD100 juta untuk periode 2025-2033.
Dilansir dari laman Kemkes, program ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan ketahanan kesehatan, serta menerapkan pendekatan One Health dari tingkat pusat hingga daerah. Peluncuran program berlangsung di Kantor Kementerian PPN/Bappenas,
Jakarta, Senin.
Program akan dilaksanakan dalam dua tahap oleh Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian, bekerja sama dengan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia serta didukung WHO, UNICEF, dan UNFPA.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kerja sama internasional harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, fokus utama program harus diarahkan pada penguatan layanan kesehatan primer agar target peningkatan cakupan imunisasi di atas 90 persen, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, penurunan angka stunting, serta pengendalian faktor risiko penyakit dapat tercapai.
Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan bahwa program
KITA SEHAT merupakan investasi bersama untuk membangun sistem kesehatan Indonesia yang lebih kuat, tangguh, dan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program diukur dari peningkatan kapasitas nasional, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan seremonial.