Intan Jaya (buseronline.com) - Bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada warga yang terdampak konflik bersenjata di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu. Dilansir dari laman Humas Polri, penyaluran bantuan dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sebagai bentuk kehadiran negara bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Bantuan diserahkan di posko pengungsian Distrik Agisiga yang saat ini menampung warga dari Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa. Kegiatan dipimpin langsung oleh Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya, bersama personel Satgas dan tokoh agama setempat.
Sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi kebutuhan pokok, antara lain beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama berada di pengungsian.
Selain menyalurkan bantuan logistik, Satgas Operasi Damai Cartenz juga menggelar kegiatan trauma healing dan ramah tamah guna membantu memulihkan kondisi psikologis para pengungsi. Kegiatan tersebut difokuskan kepada anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang menjadi kelompok paling rentan akibat dampak konflik.
Tokoh Agama Agisiga, Pdt. Ones Mirip, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada masyarakat pengungsi.
"Atas nama pengungsi dan masyarakat yang bergabung tinggal di tempat ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali," ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan keselamatan warga sipil melalui pengamanan sekaligus bantuan kemanusiaan.
"Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan pendekatan humanis akan terus dilakukan melalui kegiatan sosial, pelayanan masyarakat, dan trauma healing agar warga yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan aman, damai, dan produktif.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam mendukung pemulihan kondisi sosial masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak konflik di Intan Jaya tetap terpenuhi. (R)