Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mental.
Dilansir dari laman
Jatengprov, program ini diharapkan menjadi pintu awal deteksi dini berbagai persoalan psikologis, terutama pada anak-anak dan pelajar.
Layanan yang dapat diakses melalui aplikasi JNN Ext 2 tersebut beroperasi setiap Senin hingga Kamis pukul 11.00-13.00 WIB dan Jumat pukul 10.00-12.00 WIB.
Konsultasi dilakukan secara gratis oleh psikolog profesional dari delapan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Logis merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan mental yang mudah dijangkau seluruh masyarakat.
"Ini adalah bentuk layanan online konsultasi psikolog gratis yang bisa diakses oleh masyarakat semuanya," ujar Luthfi saat peluncuran Logis di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi
Jawa Tengah, Semarang, Kamis.
Menurutnya, layanan tersebut menjadi langkah jemput bola agar persoalan kesehatan mental dapat dideteksi dan ditangani sejak dini. Selama ini, kata dia, banyak kasus psikologis baru mendapat perhatian setelah menjadi persoalan besar di masyarakat.
Selain melibatkan psikolog profesional, Logis juga bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan untuk menjangkau anak-anak serta pelajar yang mengalami masalah psikologis, seperti stres hingga perundungan (bullying).
Gubernur juga meminta agar layanan tersebut disosialisasikan ke sekolah-sekolah melalui kampanye pencegahan perundungan atau zero bullying.
Data Dinas Kesehatan Provinsi
Jawa Tengah menunjukkan hingga Triwulan I 2026 sebanyak 2,13 juta penduduk dewasa telah mengikuti skrining kesehatan jiwa melalui Program Cek Kesehatan Gratis. Sementara itu, sekitar 14.600 orang dengan gangguan jiwa menjalani penanganan di puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, mengatakan Logis merupakan program unggulan Pemprov Jateng di bidang kesehatan setelah program Dokter Spesialis Keliling (Spelling).
Program tersebut hadir untuk mengatasi kendala jarak, waktu, dan stigma yang masih membuat masyarakat enggan berkonsultasi mengenai kesehatan mental.
"Layanan dilakukan secara privat seperti konsultasi psikologi. Jika terindikasi memerlukan penanganan medis, kami akan melakukan kunjungan rumah," ujar Zulfachmi.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyerahkan satu unit ambulans kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kendal guna mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Kendal Triyono menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, ambulans akan sangat membantu nelayan dalam kondisi darurat karena selama ini mereka harus menunggu koordinasi dengan rumah sakit saat membutuhkan layanan transportasi medis. (R)