Garut (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Garut berupaya memperkuat tata kelola klaim BPJS Kesehatan guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dilansir dari laman Jabarprov, langkah tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi BPJS Kesehatan yang digelar di Tarogong Kidul, Selasa, dengan melibatkan BPJS Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, serta para pemangku kepentingan.
Forum ini menjadi wadah evaluasi proses klaim BPJS Kesehatan sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala administrasi yang selama ini berdampak pada pelayanan di fasilitas kesehatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana mengatakan keterlambatan pencairan klaim masih menjadi persoalan yang harus segera dibenahi. Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah berkas administrasi yang belum lengkap.
Ia menjelaskan, melalui forum tersebut seluruh pihak telah berhasil mengidentifikasi akar permasalahan dan menyepakati langkah-langkah perbaikan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
"Sehingga di titik itu semua sudah diketahui dan benang merahnya sudah disimpulkan, karena hal seperti tadi tidak boleh terjadi lagi," kata Nurdin.
Nurdin menegaskan, kelengkapan administrasi menjadi faktor penting untuk memastikan proses klaim berjalan lancar sehingga tidak menghambat operasional rumah sakit maupun puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengapresiasi komitmen rumah sakit untuk melakukan pembenahan internal agar kendala administrasi yang menyebabkan keterlambatan klaim tidak terulang. "Saya juga mendengar bagaimana rumah sakit segera melakukan satu upaya agar tidak terjadi persoalan yang terulang," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Garut berharap sinergi antara BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas melalui forum komunikasi tersebut mampu mempercepat proses pencairan klaim, menjaga stabilitas keuangan fasilitas kesehatan, serta memastikan masyarakat terus memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan. (R)