Semarang (buseronline.com) - Inovasi Kader Ojek Gizi (Kajekzi) yang dikembangkan Puskesmas Kecamatan Ringinarum mengantarkan Pemerintah Kabupaten Kendal meraih penghargaan Top 10 Idea Jawa Tengah 2026.
Dilansir dari laman Jatengprov, program tersebut dinilai sebagai strategi inovatif dalam mempercepat penanganan stunting dengan memastikan makanan tambahan sehat diterima langsung oleh balita sasaran.
Penghargaan diserahkan oleh Ahmad Luthfi kepada Dyah Kartika Permanasari pada pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2026 di PRPP Semarang, Jumat.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terus berkomitmen menghadirkan inovasi untuk menekan angka stunting di wilayahnya.
Menurutnya, Kajekzi merupakan program pemberdayaan kader kesehatan sebagai "ojek gizi" yang bertugas memasak makanan tambahan berbahan pangan lokal, mengemasnya, lalu mengantarkannya langsung ke rumah balita penerima manfaat.
Seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan tenaga ahli gizi dan melibatkan dukungan lintas sektor. "Melalui
Kajekzi, para kader turun langsung mengantarkan dan menyajikan makanan tambahan sehat ke rumah balita sehingga bantuan benar-benar diterima oleh sasaran yang membutuhkan," ujar Dyah.
Ia berharap inovasi tersebut mampu mempercepat penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Kendal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak.
Sementara itu, Gubernur
Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan Krenova
Jawa Tengah 2026.
Ia berharap berbagai inovasi yang lahir dari pemerintah daerah terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Jawa Tengah yang semakin maju dan berdaya saing. (R)