Nawal Arafah Yasin Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat Edukasi Kesehatan Reproduksi

Heri - Senin, 29 Juni 2026 18:00 WIB
Ketua TP PKK Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin saat menjadi narasumber dalam Jambore Dakwah Kemanusiaan Milad Aisyiyah dan Hari Keluarga Nasional yang digelar di Wonder Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (27/6/2026).

Karanganyar (buseronline.com) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin menegaskan pentingnya penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan perkawinan usia anak, dan pembinaan pergaulan remaja.

Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Hal itu disampaikan Nawal saat menjadi narasumber dalam Jambore Dakwah Kemanusiaan Milad Aisyiyah dan Hari Keluarga Nasional yang digelar di Wonder Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu.

Kegiatan yang mengusung tema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian melalui Penguatan Qoryah Thoyyibah, Ketahanan Pangan, dan Pencegahan Stunting serta Kemiskinan Ekstrem" tersebut dihadiri kader Aisyiyah dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Dalam paparannya, Nawal mengatakan keluarga merupakan lingkungan pertama yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, program penguatan ketahanan keluarga harus berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan perkawinan anak.

"Ketahanan keluarga menjadi salah satu perhatian yang terus diperkuat. Saya juga meminta kontribusi dari Aisyiyah untuk penguatan kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan anak, dan penguatan lainnya yang dapat disampaikan melalui program Qoryah Thoyyibah," ujarnya.

Nawal menjelaskan, setelah pelaksanaan jambore, Aisyiyah akan turun langsung ke desa-desa untuk memetakan kebutuhan masyarakat. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi rekomendasi pembangunan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa.

Menurutnya, langkah itu diharapkan mampu menghasilkan program yang lebih tepat sasaran sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan, mulai dari stunting, ketahanan pangan, hingga kemiskinan ekstrem.

Upaya tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Di akhir kegiatan, Nawal berharap Jambore Dakwah Kemanusiaan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal lahirnya berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Terima kasih untuk Aisyiyah. Mudah-mudahan hasil jambore ini memberikan banyak kontribusi positif bagi warga Jawa Tengah. Aisyiyah terus berkembang, maju, dan terus berkontribusi," tuturnya. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Edukasi Kesehatan Mental Santri Diperkuat untuk Cegah Bullying dan Kekerasan

Kesehatan

TP PKK Jateng Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Kesehatan

Nawal Yasin Gaungkan Gerakan Anti Bullying di Sekolah

Kesehatan

Perempuan Jateng Diajak Hidupkan Semangat Kartini di Era Modern