Demak (buseronline.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak memastikan proses donor darah yang dilakukan di Unit Transfusi Darah (UTD) aman bagi masyarakat. Seluruh peralatan yang digunakan telah memenuhi standar kesehatan, steril, dan hanya digunakan satu kali.
Dilansir dari laman Jatengprov, hal tersebut disampaikan Manager Kualitas UTD
PMI Kabupaten Demak dr Dian Widyahandayani saat menjadi narasumber dalam talkshow di RSKW FM, Kamis.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendonorkan darahnya karena setiap tahapan donor dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Menurut Dian, darah yang didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Setiap kantong darah harus melalui pemeriksaan laboratorium dan proses pengolahan terlebih dahulu guna memastikan keamanan dan kualitasnya.
"Setiap darah yang didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Setiap darah yang masuk ke UTD harus melalui pemeriksaan laboratorium dan proses pengolahan terlebih dahulu, untuk memastikan keamanan dan kualitasnya," ujarnya.
Sebelum proses donor dilakukan, calon pendonor juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, serta kondisi kesehatan secara umum. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan pendonor memenuhi syarat dan dalam kondisi sehat.
Dian menjelaskan, setelah darah didonorkan, darah akan dipisahkan menjadi beberapa komponen, seperti sel darah merah, plasma, dan trombosit. Masing-masing komponen dapat dimanfaatkan untuk pasien yang berbeda sesuai kebutuhan medis. "Dengan proses tersebut, satu kali donor darah berpotensi membantu lebih dari satu pasien," katanya.
Ia menambahkan, darah merupakan kebutuhan vital yang hingga kini belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, ketersediaan darah sangat bergantung pada kesediaan masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela.
"Hingga saat ini, darah belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, satu-satunya sumber darah berasal dari manusia yang sehat dan bersedia mendonorkan darahnya. Setiap kantong darah yang didonorkan memiliki nilai yang sangat berharga, karena dapat menjadi penyelamat bagi kehidupan seseorang," tuturnya.
Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026,
PMI Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan
donor darah sukarela dan pemeriksaan kesehatan gratis yang akan digelar, Minggu (28/6/2026) mulai pukul 06.30 WIB di Kantor
PMI Kabupaten Demak.
Melalui kegiatan tersebut, PMI berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor darah semakin meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat terus terpenuhi. "Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan dan penyelamat bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Dian. (R)