Semarang (buseronline.com) - Sebanyak 161 tim mahasiswa dari 32 perguruan tinggi mengikuti lomba penulisan artikel populer tentang program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).
Dilansir dari laman Jatengprov, dari jumlah tersebut, 15 tim terbaik berhasil lolos sebagai finalis dan mempresentasikan karya mereka di Kantor Gubernur
Jawa Tengah, Senin.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengapresiasi antusiasme para mahasiswa dalam menyumbangkan gagasan untuk pembangunan daerah melalui kompetisi tersebut.
Menurutnya, pembangunan
Jawa Tengah membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi muda intelektual. "Mudah-mudahan gagasan atau ide yang tertulis itu, bisa memberi masukan kepada kami," ujar
Sumarno.
Ia menambahkan, kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya mahasiswa, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja pemerintah daerah.
Kepala Biro Umum Provinsi
Jawa Tengah Laksono Dewanto mengatakan kompetisi itu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan ide-ide edukatif dan inspiratif terkait pembangunan daerah.
Menurut Laksono, lomba artikel populer tersebut juga bertujuan memublikasikan capaian pembangunan Jawa Tengah sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi mahasiswa agar dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
"Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terwujudnya diskursus mengenai pembangunan
Jawa Tengah serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya partisipasi dalam pembangunan daerah," katanya.
Lomba penulisan artikel populer itu berlangsung sejak 14 April hingga 25 Mei 2026. Ratusan karya yang masuk mengangkat berbagai tema terkait program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan dinilai oleh dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, jurnalis, dan peneliti.
Dari hasil penjurian, enam tim terbaik ditetapkan sebagai pemenang. Juara I diraih Tim Kalau Menang Kita Makan Merugame dari Universitas Sebelas Maret melalui artikel berjudul "Inovasi Program Kantor Gubernur Rumah Rakyat dalam Mewujudkan Good Governance yang Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat".
Juara II diraih Tim Rawat Jagad dari Universitas Diponegoro dengan artikel "Daur Pupuk: Sistem Waste to Economy Terdesentralisasi Melalui Model Unit Ekonomi Sirkular Berbasis Kecamatan dalam Program Kecamatan Berdaya di Jawa Tengah".
Sementara Juara III diraih Tim Zimoot dari Universitas Jenderal Soedirman melalui artikel "Dual Point: Duta Zilenial dan Eco-Point Mengubah Kartu Zilenial dari Sekadar Administrasi Menjadi Akselerasi Pemuda
Jawa Tengah".