Bandung (buseronline.com) - Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui deteksi dini penyakit.
Hal itu disampaikannya saat meninjau program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mitra
pengemudi Gojek di kantor GoTo Group Bandung,
Jawa Barat, Selasa.
Menurut Dante, kesehatan tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya pengobatan saat sakit, melainkan harus dijaga sejak dini melalui pemeriksaan rutin.
Ia menyebut kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta menjadi langkah penting untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
"Kolaborasi dengan pihak swasta memungkinkan layanan kesehatan hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk mitra pengemudi yang memiliki mobilitas tinggi. Langkah ini merupakan upaya promotif dan preventif pemerintah untuk mendeteksi dini penyakit," kata Dante dilansir dari laman Kemkes.
Program CKG hasil kolaborasi Kementerian Kesehatan dan Gojek tersebut menyasar 17 kota di Indonesia sepanjang Februari hingga Desember 2026.
Program ini bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung sebelum berkembang menjadi kondisi serius.
Program CKG komunitas GoTo telah berjalan sejak 2025. Hingga April 2026, sebanyak 1.141 peserta telah mendapatkan layanan di Jakarta dan Palembang.
Pada Mei 2026, cakupan program diperluas ke Bandung, Semarang, Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya dengan target mencapai 4.000 peserta.
Dalam kegiatan di Bandung, para mitra pengemudi mendapatkan layanan kesehatan komprehensif meliputi pemeriksaan fisik, tekanan darah, gula darah, profil lipid, pemeriksaan mata, gigi, dan telinga.