Jakarta (buseronline.com) - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan pentingnya penegakan hukum yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan hati nurani dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Hal itu disampaikan
Wakapolri saat menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal Polri Tahun 2026 di Aula Awaloedin Djamin Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat.
Dalam arahannya kepada jajaran Reserse Kriminal Polri, Wakapolri memperkenalkan konsep O2H sebagai pedoman utama penegakan hukum, yakni mengedepankan otak, otot, dan hati nurani dalam menjalankan tugas kepolisian. "Polri harus bekerja dengan melibatkan O2H, yaitu otak, otot, dan terutama hati dalam nurani hukum," ujar Wakapolri.
Menurutnya, anggota Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan ketegasan, tetapi juga harus memiliki empati, rasa keadilan, dan sensitivitas terhadap masyarakat.
Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus mampu menghadirkan tiga aspek utama, yakni kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu,
Wakapolri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Reskrim Polri mulai dari Mabes, Polda, Polres hingga Polsek atas dedikasi dan capaian kinerja dalam penegakan hukum.
"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Reskrim Polri atas pelaksanaan tugas penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat yang telah dijalankan dengan baik," katanya.
Wakapolri menilai berbagai capaian yang diraih jajaran Reskrim Polri turut berkontribusi menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah.
Ia juga menyebut Presiden Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap kontribusi Polri dalam mendukung program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan dan energi.
Selain itu,
Wakapolri mengapresiasi pelaksanaan
Rakernis Reskrim Polri 2026 yang menghadirkan pembahasan multi dan interdisipliner, mulai dari aspek teknis, strategis, hingga penguatan integritas serta keimanan personel.