Yogyakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan sekaligus secara resmi membuka kegiatan latihan instruktur dan Kursus Pelatih II yang diikuti kader Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna, serta Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Olahraga SPN Selopamioro, Bantul, Yogyakarta, Sabtu.Dalam sambutannya, Sigit menekankan pentingnya penguatan sinergisitas antara Polri dan organisasi kemasyarakatan, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga mengajak seluruh kader untuk berperan aktif menyukseskan berbagai program pemerintah.Menurut Sigit, pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader NU, Banser, dan Ansor sehingga semakin profesional dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.Kapolri juga menyoroti kondisi global yang tengah diliputi ketidakpastian dan berdampak pada situasi dalam negeri. Karena itu, ia menilai kolaborasi dan sinergi seluruh elemen bangsa menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan.“Di tengah tekanan ekonomi global, perekonomian Indonesia masih berada pada posisi stabil. Hal tersebut tidak terlepas dari implementasi Misi Asta Cita serta berbagai kebijakan dan program pemerintah lainnya,” ujarnya.Ia pun menitipkan pesan agar NU, Ansor, dan Banser terus berjalan beriringan dengan Polri, memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dari tingkat pusat hingga daerah.Sigit menegaskan, seluruh jajaran Polri harus bahu-membahu dengan NU, Ansor, dan Banser untuk menjaga persatuan serta membangun bangsa agar semakin maju.“Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang luar biasa, mampu melompat dari negara berkembang menjadi negara maju, dan dipandang oleh dunia internasional,” tutupnya. (R)