Tarutung (buseronline.com) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr Suharyanto SSos MM, meninjau langsung hunian sementara (huntara) sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat.Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tempat tinggal sementara warga layak huni, aman, serta dilengkapi fasilitas dasar. Selain itu, BNPB juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok guna meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.Rombongan Kepala BNPB disambut Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi, bersama Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon SH MHan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Peninjauan dipusatkan di Dusun Sibalanga, Kecamatan Adian Koting.Kegiatan tersebut merupakan rangkaian pascaperesmian huntara secara serentak yang sebelumnya dilakukan Menteri Dalam Negeri bersama Kepala BNPB.Di lokasi, Suharyanto meninjau langsung kondisi bangunan huntara yang dibangun sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak. Ia memastikan kelayakan struktur bangunan, keamanan, serta ketersediaan sarana pendukung seperti air bersih dan fasilitas sanitasi.Pada kesempatan yang sama, BNPB menyerahkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar kepada masyarakat terdampak.Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat melaporkan, pendataan kerusakan rumah telah diverifikasi melalui mekanisme by name by address (BNBA). Dari total 486 unit rumah terdampak, sebanyak 258 unit mengalami rusak berat, 39 unit rusak sedang, dan 189 unit rusak ringan. Seluruh data tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai dasar penanganan lanjutan.Untuk percepatan pemulihan, Pemkab Tapanuli Utara telah membangun 103 unit hunian tetap, 58 unit hunian tetap secara insitu (onsite), serta 40 unit hunian sementara. Ia memastikan, per hari ini tidak ada lagi warga yang tinggal di pengungsian.“Pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan tempat tinggal yang layak. Bantuan Dana Tunggu Hunian telah disalurkan kepada 112 rumah tangga dan akan terus diusulkan bagi keluarga lainnya,” ujar Bupati.Sementara itu, Kepala BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam penanganan darurat hingga pemulihan awal pascabencana. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta unsur TNI/Polri menjadi kunci percepatan pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.Dengan dukungan tersebut, diharapkan seluruh warga terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal dan memiliki hunian yang aman serta layak. (Galung)