Grobogan (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan memperbanyak pembuatan biopori sebagai upaya pencegahan banjir.Dilansir dari laman Jatengprov, ajakan tersebut disampaikan menyusul sejumlah kejadian banjir yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir.“Tadi malam ada banjir di Pemalang dan Brebes. Saya berharap masyarakat Jawa Tengah tetap siaga,” ujar Taj Yasin seusai menghadiri Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran ke VII Pondok Pesantren Mazaya, Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Sabtu.Wakil gubernur yang akrab disapa Gus Yasin itu mendorong warga untuk membuat sumur biopori di lingkungan sekitar rumah sebagai sarana resapan air guna mengurangi potensi banjir saat musim hujan.Selain di kawasan permukiman, Gus Yasin juga mengusulkan agar biopori dibuat di sepanjang jalan desa dengan jarak sekitar 20 hingga 40 meter.Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan seharusnya tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek resapan air.“Jalan-jalan di desa tidak hanya diperbaiki, tetapi juga dibuatkan resapan. Sehingga saat musim penghujan, air bisa meresap,” tuturnya.Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin turut mengajak para santri untuk mendoakan Jawa Tengah dan Indonesia yang saat ini tengah menghadapi berbagai musibah.Pada acara itu, ia juga menyerahkan tali asih (bisyaroh) kepada dua penghafal Al-Qur’an 30 juz, yakni Romzatul Khamidah dan Ullynia Kharisma Zayana, sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.Salah satu penerima, Ullynia Kharisma Zayana, mengaku bersyukur atas perhatian dan penghargaan yang diberikan pemerintah.“Bersyukur sekali bisa menyelesaikan 30 juz, dan senang karena ada apresiasi dari pemerintah untuk penghafal Al-Qur’an,” ujarnya. (R)