Kudus (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk merehabilitasi kawasan Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang terdampak bencana longsor.Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, saat meninjau langsung lokasi longsor di pintu masuk Wisata Colo, Selasa.Longsor sepanjang sekitar enam meter tersebut menutup akses utama keluar masuk kawasan wisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.“Kami akan alokasikan sebesar Rp10 M untuk perbaikan di wisata Colo ini,” kata Taj Yasin.Menurutnya, rehabilitasi perlu segera dilakukan karena banyak pelaku UMKM menggantungkan perekonomian dari aktivitas wisata Colo.Selain itu, kawasan tersebut akan segera memasuki bulan Sya’ban, yang biasanya diikuti lonjakan kunjungan peziarah ke Makam Sunan Muria.“Langkah awalnya adalah memastikan bus bisa naik ke atas. Hari ini saja ada 12 bus yang tidak jadi naik. Padahal bulan depan sudah Sya’ban, di mana ratusan bus biasanya datang membawa peziarah,” ujarnya.Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jateng atas alokasi anggaran untuk penanganan longsor di Wisata Colo.Ia menambahkan, selain longsor, Kabupaten Kudus juga tengah dilanda bencana banjir yang berdampak pada enam kecamatan. Akibat bencana tersebut, tercatat sebanyak 12.650.000 jiwa terdampak.“Harapan kami, bencana di wilayah ini segera berlalu agar aktivitas dan perekonomian masyarakat bisa kembali pulih,” kata Sam’ani. (R)