Medan (buseronline.com) - Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera, yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Senin.Rakor tersebut menjadi ajang sinkronisasi seluruh pihak terkait dalam percepatan pemulihan pascabencana, dengan fokus pada rehabilitasi infrastruktur, rumah warga, serta pemulihan layanan publik.Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan kondisi terkini penanganan dan pemulihan pascabencana, mencakup sebaran wilayah terdampak, kerusakan lintas sektor, kebutuhan anggaran, serta progres penanganan dari fase tanggap darurat hingga masa transisi pemulihan.“Kami terus memonitor kondisi di lapangan agar seluruh penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Gubernur Bobby.Rakor dihadiri pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, serta para bupati dan wali kota dari daerah terdampak.Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi harus menjadi prioritas seluruh pemerintah daerah. Kepala daerah diminta memastikan pendataan kerusakan dan kerugian dilakukan secara akurat, menjadi dasar perencanaan dan penganggaran yang dapat dipertanggungjawabkan.“Koordinasi lintas pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sangat penting agar proses pemulihan pascabencana berjalan efektif, terintegrasi, dan tepat sasaran,” tegas Mendagri Tito.Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan paparan teknis terkait kondisi pengungsi, kerusakan rumah, infrastruktur, dan fasilitas publik. BNPB juga menjelaskan perkembangan pembangunan hunian sementara dan tetap, penyaluran bantuan logistik, serta pendampingan kepada pemerintah daerah dalam penyusunan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).“BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah, mulai dari validasi data, pendampingan teknis, hingga percepatan penanganan di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses,” ujar Suharyanto.Rakor ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh daerah terdampak untuk bergerak serentak mempercepat pemulihan pascabencana, sehingga pelayanan publik, aktivitas sosial, dan perekonomian masyarakat dapat kembali normal dan berkelanjutan. (Galung)