Jakarta (buseronline.com) - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Penegasan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin apel pemberangkatan personel Polri dalam rangka penanggulangan bencana di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat.Dalam doorstop bersama awak media, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kondisi di lapangan masih membutuhkan tambahan kekuatan personel dan sarana pendukung. Atas perintah Kapolri, Polri menyiapkan total 1.500 personel untuk penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.“Saat ini kondisi di lapangan masih membutuhkan tambahan kekuatan. Oleh karena itu, sesuai perintah Bapak Kapolri, Polri menyiapkan total 1.500 personel untuk penanganan pascabencana di wilayah Sumatera,” ujarnya.Selain personel operasional, Polri juga mengerahkan tenaga kesehatan, tim trauma healing, serta Tim Disaster Victim Identification (DVI).Wakapolri menyebutkan, saat ini terdapat 43 tenaga kesehatan, 82 personel trauma healing, dan Tim DVI yang terus bekerja, khususnya di Sumatera Utara, untuk proses identifikasi jenazah melalui pemeriksaan DNA.Dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, Polri turut memfokuskan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Target pembangunan mencapai sekitar 300 titik.“Hingga saat ini sudah tersedia 238 titik, dengan 84 sumur bor telah beroperasi dan sisanya masih dalam proses pengerjaan,” jelas Wakapolri.Lebih lanjut, Polri telah mendirikan 91 posko tanggap bencana di tiga provinsi terdampak. Layanan kesehatan juga terus diberikan kepada masyarakat, dengan total 37.867 warga telah mendapatkan pelayanan.Keluhan terbanyak yang ditangani meliputi demam, batuk, diare, gangguan kulit, dan gangguan pencernaan.“Selain penanganan fisik, kami juga memperkuat pengendali lapangan agar koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berjalan efektif,” tambahnya.Menutup keterangannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan evaluasi dan penguatan sesuai arahan Kapolri.“Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi bencana. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan pengabdian kami kepada bangsa dan negara,” pungkasnya. (R)